Sabtu, 24 November 2012

Final Softskill SIP

REVIEW JURNAL

PENGARUH PENGENALAN KOMPUTER PADA PERKEMBANGAN PSIKOLOGI ANAK : STUDI KASUS TAMAN BALITA SALMAN AL FARISI
Oleh : Mukhamad Andri Setiawan, Arny Widyastuti, Aulia Nurhuda
Tekhnik Informastika, Universitas Islam Indonesia



Perkembangan tekhnologi semakin merambah ke berbagai bidang. Tekhnologi telah mempengaruhi kehidupan manusia. Di era digital ini, semakin banyak anak-anak yang dapat dengan mudah mengakses computer di rumah atau di sekolah untuk banyak hal, seperti permainan computer, mengerjakan pekerjaan rumah, bahkan untuk sosialisasi. Subrahmanyam menyatakan dalam risetnya, yang diajukan kepada anak berusia 8 hingga 18 tahun, menanyakan mengenai barang apa yang akan dibawa jika mereka berada di tengah padang pasir. Maka mereka menjawab computer dengan akses internet.

Kepemilikan computer semakin meningkat setiap tahunnya, dan mempengaruhi jumlah anak yang berinteraksi dengannya. Dengan meningkatnya peran computer dalam kehidupan anak-anak maka dibutuhkan perhatian khusus bagaimana efek dari ini semua kepada anak-anak. Waktu yang dibutuhkan oleh anak-anak untuk beriteraksi dengan computer sangat mungkin menggantikan waktu anak-anak yang seharusnya dipergunakan untuk mengembangkan kemampuan dirinya baik dalam aspek kognitif maupun aspek motorik.
Penelitian ini ditujukan kepada orangtua dan pihak-pihak yang berkonpeten untuk memaksimalkan efek positif dan meminimalisirkan efek buruk dari penggunaan tekhnologi computer pada anak-anak.

Penelitian dilakukan pada Taman Balita Salman Al Farisi yang terletak di komplek Pogung Baru, Sleman, Yogyakarta. Subjek penelitian adalah balita, penelitian pada balita dilakukan karena lima tahun pertama merupakan mas emas dari seorang anak sebagaimana dikatakan oleh Freud.

Perkembangan diartikan sebagai perubahan yang progresif dan kontinyu dalam diri individu mulai dari lahir sampai mati. Prinsip perkembangan merupakan proses yang tidak pernah berhenti (never ending process). Manusia secara terus menerus berkembang atau berubah yang dipengaruhi oleh pengalaman atau belajar sepanjang hidupnya. Masa anak merupakan periode perkembangan yang cepat dan terjadinya perubahan dalam banyak aspek perkembangan. Pengalaman masa kecil mempunyai pengaruh yang terhadap perkembangan berikutnya. Keluarga mempunyai arti penting dalam upaya mengembangkan pribadi anak.

Penelitian dilakukan dengan membagikan kuesioner tentang pengenalan computer kepada anak-anak yang diberikan kepada orangtua dari anak-anak yang dititipkan di Taman Balita Salman Al Farisi. Dari kuesioner yang telah disebarkan, diperoleh data bahwa semua anak di Taman Balita Salman Al Farisi telah diperkenalkan computer oleh orang tuanya, baik berupa permainan computer, CD interaktif, dan Multimedia. Untuk mendapatkan data mengenai perkembangan anak, data dari kuesioner orang tua dilengkapi dengan tes perkembangan anak. Dengan demikian diharapkan akan dapat diketahui seberapa jauh perkembangan anak dan hubungannya dengan pengenalan computer.
Alat tes yang dipergunakan untuk menentukan perkembangan anak (KPA). KPA merupakan wujud deteksi dini terhadap perkembangan anak.

Dari tes tumbuh kembang yang diberikan kepada anak diperoleh nilai KPA yang dapat disusun table sebagai berikut :

Anak dengan interaksi computer yang lebih intensif menunjukkan nilai KPA dengan selisih yang cukup tinggi dari nilai standar. Hasil riset institusi The Hospital For Sick Children yang menyampaikan bahwa terdapat asosiasi yang cukup signifikan antara koputer rumah tangga dengan peningkatan kualitas akademik.


Perilaku Penggunaan Internet Pada Kalangan Remaja Di Perkotaan
Astutik Nur Qomariyah
Departemen Informasi dan Perpustakaan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga Surabaya


Jumlah pengguna internet di dunia hingga bulan Maret 2008 mencapai angka 1.407.724.920. ini mengindikasikan bahwa kehadiran internet sebagai media informasi dan komunikasi semakin diterima dan dibutuhkan oleh masyarakat duni. Tak terkecuali di Indonesia, pentingnya penggunaan internet juga makin disadari oleh masyarakatnya dari berbagai kalangan. Internet dapat menembus batas dimensi kehidupan penggunanya, waktu, dan bahkan ruang sehingga internet dapat di akses oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun. Hanya dengan fasilitas search engine situs pencari informasi pengguna internet dapat menemukan banyak sekali alternative dan pilihan informasi yang diperlukannya dengan mengetikkan kata kunci di form yang disediakan. Namun, di balik kemudahannya tersebut kehadiran internet juga dapat membawa sisi buruk bagi penggunanya. Yang paling nyata dan merusak adalah item-item asusila yang tak bermoral yang dengan mudah dapat diakses di jaringan internet.

Tidak seperti oang dewasa yang pada umumnya sudah mampu memfilter hal-hal baik ataupun buruk dari internet, remaja sebagai salah satu pengguna internet justru sebaliknya. Selain belum mampu memilah aktivitas internet yang bermanfaat, mereka juga canderung mudah terpengaruh oleh lingkungan social mereka tanpa mempertimbangkan terlebih dahulu efek positif atau negative yang akan diterima saat melakukan aktivitas internet tertentu. Dilihat dari perkembangan usianya, remaja tingkat SMP dan SMA merupakan remaja awal yang sedang berada di dalam krisis identitas, cenderung mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi, selalu ingin mencoba hal-hal baru, mudah terpengaruh dengan teman-teman sebayanya, dan juga mulai suka memperluas hubungan atar pribadi dan berkomnunikasi secara lebih dewasa dengan teman sebaya, baik laki-laki maupun perempuan. Oleh karena itu, perkembangan internet yang cukup pesat disertai minat yang besar dapat memberikan hasil yang baik maupun buruk bagi mereka tergantung dari aktivitas online yang mereka lakukan sewaktu mereka mengakses internet.

Kini internet sudah diterima dan masuk sekolah-sekolah di Indonesia, tak terkecuali di SMP dan SMA. Salah satu bukti yang tidak terbantahkan adalah adanya materi penggunaan internet pada mata pelajaran Tekhnologi Informasi dan Komunikasi yang harus dipelajari siswa-siswi SMP saat menduduki IX, sehingga membuat pihak sekolah harus memiliki laboratorium computer yang terkoneksi internet sebagai sarana utama penunjang mata pelajaran tersebut.

Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan format deskritif survey dengan samapai 196 orang. Lokasi penelitian dilakukan si SMP dan SMA Surabaya, dengan pemilihan lokasi menggunakan multistage random sampling. Dan lokasi yang terpilih dalam penelitian ini adalah SMP dan SMA di kecamatan Genteng Wilayah Surabaya Pusat. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel acak atau random samling/ probability sampling, dengan tekhnik pengambilan sampel sistematis atau systematic sampling. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah data primer (kuesioner dan tekhnik “probing”), sekunder (data yang diperoleh dari institusi terkait), studi kepustakaan, dan obsevasi. Semua data primer yang terkumpul dalam penelitian ini diolah secara komputerisasi, yakni dengan menggunakan SPSS 16.0 untuk statistic deskriptif. Terdapat tiga hal yang akan dianalisa dalam penelitian ini, yakni berkaitan dengan pengenalan dan penggunaan internet pertama kalinya pada kalangan remaja di perkotaan, intensitas penggunaan internet pada kalangan remaja di perkotaan, dan kepentingan-kepentingan penggunaan internet pada kalangan remaha di perkotaan. Peneliti menganalisa sepenguhnya dengan menggunakan interpretasi teoritik, dimana data yang diperoleh dari hasil penelitian di lapangan (kuantitatif maupun kualitatif) dibandingkan atau dikaitkan dengan beberapa teori yang ada, pendapat para ahli, atau temuan dari penelitian sebelumnya.

Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti mengemukakan bahwa dari kelompok usia, sebagian besar responden mengaku pertama kali mengenal dan menggunakan internet pada saat mereka berusia 12 tahun (36,5%). Alasan yang mendorong responden saat pertama kali menggunakan internet ditemukan bahwa mencari bahan atau sumber untuk menyelesaikan tugas sekolah merupakan alasan yang mendominasi responden saat pertama kalinya ingin menggunakan internet (40,6%). Dan diketahui bahwa dari segi sumber pembelajaran saat pertama kali menggunakan internet, sebagian besar responden (46,9%) dalam penelitian ini mengatakan mereka pertama kali mengenal dan belajat berinternet dari teman mereka. Hasil penelian di atas belum mampu menggambarkan kecenderungan sebenarnya tentang gambaran kalangan remaja di perkotaan dalam mengenal dan menggunakan internet pertama kalinya. Maka dari itu peneliti menganalisa lebih lanjut melalui dua buah tabel silang.

Pertama, tabel silang yang menyilangkan temuan usia pertama kali responden menggunakan internet dengan alasan yang mendorong responden saat pertama kali menggunakan internet. Kedua, tabel silang yang menyilangkan temuan sumber pembelajaran pertama kali responden dalam menggunakan internet dengan alasan yang mendorong responden saat pertama kali menggunakan internet.

Dari hasil analisa tabel silang yang menyilangkan temuan usia pertama kali responden menggunakan internet dengan alsan yang mendorong responden saat pertama kali menggunakan internet diketahui bahwa alasan yang memiliki presentase terbanyak bagi responden yang pertama kali menggunakan internet berusia 12 tahun adalah untuk mencari bahan atau sumber untuk menyelesaikan tugas sekolah (37,1%), namu diketahui juga bahwa terdapat sejumlah alasan lain yang sebenarnya lebih mendorong mereka untuk menggunakan internet pertama kalinya. Alasan-alasan ini muncul disebabkan karena pengaruh atau ajakan teman-temannya, seperti: ingin chatting, ingin bermain game online, ingin mengunjungi situs-situs pornografi atau ingin membuat account di salah satu situs social networking karena banyak teman yang memiliki.

Peneliti menyimpulkan bahwa ini ada kaitannya dengan dimana remaja lebih menjadikan teman sebayanya untuk mempelajari segala sesuatu atau hal-hal baru yang sebelumnya tidak ditemui dalam hidupnya, termasuk dengan kecanggihan tekhnologi internet, daripada orang yang lebih tua di sekitarnya (seperti guru, orangtua, atau saudara).
Temuan data yang diperoleh peneliti diketahu bahwa frekuensi internet yang paling sering digunakan responden adalah sebanyak 1-2 kali/minggu dengan jumlah responden yang memilih jawaban tersebut ada 68 orang atau sekitar 70,8%. Lalu untuk lama menggunakan internet tiap kali mengakses yang paling banyak dilakukan responden kali ini adalah > 1 jam s/d <2 jam dengan jumlah responden sebanyak 54,2%. Kalangan remaja di perkotaan menggunakan internet untuk empat dimensi kepentingan, yaitu informasi (information skill), aktivitas kesenangan (pleasure / fun activities), komunikasi (communication), dan transaksi (transactions). Meskipun dari keempat kepentingan penggunaan internet tersebut aktivitas-aktivitas internet yang dilakukan kalangan remaja di perkotaan lebih banyak ditujukkan untuk aktivitas kesenangan daripada untuk kepentingan lainnya, namun aktivitas internet yang paling banyak dilakukan mereka adalah mencari sumber atau bahan terkait dengan tugas atau pelajaran sekolah. KECEMASAN BERKOMPUTER (COMPUTER ANXIETY) DAN KARAKTERISTIK TIPE KEPRIBADIAN PADA MAHASISWA
Syaiful Ali, Fadila
Departemen Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada


Menyadari pentingnya penguasaan tekhnologi computer dalam dunia bisnis, para pengajar akuntansi menekankan pentingnya penggunaan computer dan software di sebagian besar mata kuliah akuntansi untuk membekali para mahasiswa sehingga dapat meningkatkan nilai jual mereka di masa depan. Namun ketika tekhnologi computer telah menjadi elemen yang melengkapi dan tidak terpisahkan dari proses pendidikan akuntansi, masih ada mahasiswa yang bereaksi negative mulai dari tanggapan yang pasif hingga penolakan yang sangat keras terhadap penggunaan computer. Mereka yang bereaksi negative tersebut percaya bahwa kelak di dunia kerja mereka dapat menemukan pekerjaan yang tidak dipengaruhi oleh tekhnologi computer. Dalam menghadapi perkembangan baru tekhnologi informasi, seseorang dapat menyikapi kehadiran computer secara berbeda dan tak jarang disikapi dengan penolakan. Penolakan ini mungkin disebabkan oleh ketidaktahuan sederhana tentang computer atau mungkin juga disebabkan oleh kegelisahan yang mendalam atau ketakutan berlebih terhadap tekhnologi computer yang sering disebut dengan “computerphobia”. Adanya perubahan baru terkadang menimbulkan tekanan (stress). Tekanan yang timbul dapat berupa anxiety namun ada pula yang menghadapinya sebagai tantangan. Kecemasan didefinisikan sebagai perasaan yang kuat berupa ketakutan dan keprihatinan yang tidak berhubungan dengan situasi khusus yang mengancam. Kecemasan berkomputer dapat diartikan sebagai penolakan terhadap perubahan. Hasil penelitian empiris menunjukkan bahwa kecemasan berkomputer memiliki dampak negative terhadap penggunaan computer karena kecemasan berkomputer memiliki dampak sejauh itu, maka diperlukan pengetahuan empiris yang valid mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi variabel-variabel ini. untuk menguji pengaruh tipe kepribadian dengan sikap mahasiswa akuntansi terhadap computer, sikap terhadap computer dalam penelitian ini diukur menggunakan Computer Attitude Scale (CAS) dan intrumen baru Computer Usage Business Scale (CUBS).

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris bahwa terdapat hubungan antara tipe kepribadian, jenis kelamin, dan IPK dengan kecemasan berkomputer pada mahasiswa akuntansi. Karena tekhnologi computer telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kurikulum akuntansi, maka penolakan, terhadapnya dapat mengganggu proses pembelajaran. Penelitian ini berusaha memahami apakah fenomena ini berhubungan dengan tipe kepribadian, jenis kelamin dan IPK para mahasiswa. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mengatasi masalah ini sehingga pertumbuhan tekhnologi computer kelak tidak lagi dibayang—bayangi oleh sikap penolakan para mahasiswa akuntansi yang nantinya akan terjun di dunia bisnis yang sangat dipengaruhi oleh tekhnologi informasi berbasis computer.

Penelitian yang menguji hubungan antara kecemasan berkomputer dengan tipe kepribadian menurut teori Jung belum pernah dilakukan sebelumnya di Indonesia. Penelitian yang berkaitan dengan kecemasan berkomputer terdapat dalam peneltian yang dilakukan oleh Sumiyana mengenai analisis komparasi antara model concern for information privacy dan model internet usre’s information privacy concern dimana mahasiswa jurusan akuntansi juga dijadikan sampel. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kecemasan berkomputer mempengaruhi perhatian terhadap masalah penyajian informasi privasi personal dan bahwa kecemasan berkomputer tidak memediasai hubungan perhatian privasi informasi dengan intense keperilakuan.
Penelitian ini menguji beberapa hipotesis. Hipotesis pertama menguji hubungan antara tipe kepribadian dan kecemasan mahasiswa terhadap penggunaan tekhnologi computer.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Landry et al menunjukkan bahwa ditemukannya hubungan yang signifikan pada preferen sensing intuitive dan thinking feeling dengan computerphobia, sehingga hipotesis pertama diajukan sebagai berikut :

H1 : Tingkat kecemasan berkomputer pada mahasiswa akuntansi akan bervariasi menurut tipe kepribadian mereka.

Hipotesis kedua yang diuji dalam penelitian ini menguji hubungan tingkat kecemasan berkomputer dengan jenis kelamin. Wilde et al, menemukan bahwa pria memiliki reaksi yang lebih positif terhadap computer dibandingkan dengan wanita, dan Hawkins menyatakan bahwa penggunaan computer juga Nampak lebih popular di kalangan pria.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka hipotesis berikut diuji dalam penelitian ini :

H2 : Tingkat kecemasan berkomputer pada mahasiswa akuntansi akan bervariasi menurut jenis kelamin mereka.

Ukuran kesuksesan mahasiswa dalam lingkungan akademik ialah IPK. Penelitian sebelumnya oleh Nourayi dan Cherry menguji tipe kepribadian dan kinerja akuntansi menggunakan beberapa variabel, termasuk IPK. Sehingga, kinerja yang sukses dalam tekhnologi computer dapat menjadi fungsi dari IPK.

Satu penjelasan yang mungkin mengenai sikap terhadap computer pada mahasiswa adalah semakin cerdas, seperti yang diukur dengan IPK, maka mahasiswa akan semakin memiliki rasa ingin tahu, sehingga cenderung mencoba hal-hal baru dan menjadi lebih ingin menggunakan computer sebagai wujud kemajuan tekhnologi yang menantang perkembangan intelektual mereka. Untuk itu, hipotesis berikut diuji dalam penelitian ini.

H3 : Tingkat kecemasan berkomputer pada mahasiswa akuntansi akan bervariasi menurut IPK mereka.

Penelitian ini dilakuka di Fakulta Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa akuntansi yang masih menjalani masa studi di FEB UGM Yogyakarta. Pengambilan sampel dari populasi yang ada dilakukan secara convenience sampling, dengan menggunakan tingkat kesalahn 5% dari daftar pengambilan sampel yang dianggap representative.

Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan melakukan survey lapangan. Data dikumpulkan dengan cara melakukan penyebaran kuesioner secara langsung ke responden yang menjadi sampel penelitian.

Untuk mengukur validitas dan reliabilitas instrument, menggunakan pengujian koefisien korelasi Pearson dan koefisien Cronbach Alpha. Metode statistic yang digunakan untuk menguji hipotesis pertama menggunakan uji T sampel independen karena ingin membandingkan rata-rata dari dua kelompok yang independen satu dengan yang lain, sedangkan untuk menguji hipotesis kedua dan ketiga menggunakan pengujian kai kuadrat karena ingin mengetahui ada tidaknya hubungan antara dua variabel berskala nominal. Pengujian statistic dalam penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS versi 15.0 for windows.

Kuesioner disebarkan secara langsung kepada mahasiswa jurusan akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Yogyakarta sebagai responden.
Hasil pengujian validitas item-item pertanyaan dalam instruman CARS dan MBTI menunjukkan nilai korelasi antara skor tiap item dengan skor keseluruhan lebih besar dari 0,3 maka dapat dikatakan bahwa semua item pertanyaan dalam instrument yang digunakan adalah valid.

Sedangkan untuk pengujian reliabilitas instrument menggunakan koefisien cronbach alpha dimana suatu instrument dikatakan reliable apabila memiliki koefisien cronbach alpha lebih besar dari 0,6. Pengujian reliabilitas instrument CARS menunjukkan koefisien sebesar 0,795 dan pengujian instrument MBTI menunjukkan nilai cronbach alpha sebesar 0,714 untuk skala extravert-introvert, 0,629 untuk skala sensing-intuitive , 0,740 untuk skala thinking – feeling dan 0,712 untuk skala judging – perceiving, sehingga dapat dikatakan instrument yang digunakan merupakan istrumen yang reliable.

Hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan Landry et al, bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tipe kepribadian pada dimensi sensing – intuitive dan thinking feeling terhadap reaksi mahasiswa akuntansi pada tekhnologi kpmputer.

Penelitian ini menunjukkan bahwa fenomena kecemasan berkomputer terjadi di kalangan mahasiswa, akuntansi konsisten dengan pernyataan Rosen dan Weil. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak kampus mungkin perlu mempertimbangkan untuk menambah mata kuliah yang berhubungan dengan sistem informasi berbasis computer yang sifatnya wajin di samping melengkapi sarana tekhnologi computer di lingkungan kampus serta mengadakan pelatihan-pelatihan computer yang bertujuan untuk membuat mahasiswa lebih mengenal tekhnologi computer sehingga diharapkan terjadi penurunan tingkat kecemasan berkomputer seiring dengan semakin berkembangnya tekhnologi.

Dengan mengetahui hubungan antara cognitive style, dengan kecemasan berkomputer pada mahasiswa, dari sudut pandang pengajar, mungkin dapat dirancang suatu sistem pengintegrasian computer ke dalam prosws pembelajaran dengan disesuaikan dengan cognitive style para mahasiswa.


PERBEDAAN SIKAP TERHADAP PERILAKU SEKS MAYA BERDASARKAN JENIS KELAMIN PADA DEWASA AWAL
Ida Ayu Putu Sri Andini
Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma


Perkembangan tekhnologi computer telah memberikan banyak kemudahan di dalam berbagai bidang kehidupan manusia. Salah satu bentuk dari kecanggihan tekhnologi computer pada bidang komunikasi adalah internet. Melalui internet, pengguna jasa internet dapat dengan mudah memperoleh informasi seperti layanan menjelajah, surat elektronik, ruang mengobrol, iklan dan berbagai situs menarik lainnya.

Layanan internet sangat menarik minat masyarakat luas terutama di kota besar karena banyak menyediakan berbagai informasi baik di bidang pendidikan maupun di dunia kerja, internet sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari evolusi sosialisasi manusia. Fasilitas internet ini bersaing secara ketat untuk memberikan atau menampilkan adalah seks maya hadir dalam berbagai bentuk seperti situs-situs porno, ruang mengobrol yang memuat obrolan erotis, kamera situs sebagai layanan interaktif seksual dan sebagainya.

Secara umum perbedaan sikap pria dan wanita terhadap seks maya dipengaruhi oleh faktor biologis dan psikologis. Bila dilihat dari faktor biologis perubahan hormonal pada pria yakni dengan meningkatnya hormone testosterone dapat membangkitkan minat yang tinggi terhadap hal-hal yang berkaitan dengan seksual. Berbeda dengan wanita, bila hormone estrogen meningkat hal tersebut tidak memberikan dampak yang berarti. Selain itu secara psikis pria umumnya lebih agresif, sangat aktif, sangat berterus terang dan tidak agresif, pasif, merasa tidak bebas untuk membicarakn masalah seks. Berdasarkan hal-hal tersebut maka tujuan dari penelitian in adalah untuk menguji perbedaan sikap terhadap seksnya maya berdasarkan jenis kelamin pada dewasa awal.
Yang menjadi variabel terikat dalam penelitian ini adalah sikap terhadap seks maya (Y) dan variabel bebasnya adalah jenis kelamin. Sikap terhadap seks maya adalah evaluasi terhadap media layanan internet yang berisi material seksual sebagai suatu sarana ekspoerimen dan eksplorasi hasrat seksual serta aktivitas seksual berupa ekspresi perasan yang mendukung maupun tidak mendukung, senang maupun tidak senang, positif atau negative, setuju maupun tidak setuju terhadap layanan tersebut. Untuk mengukur sikap terhadap seks maya maka digunakan skala likert yang akan diukur melalui komponen sikap yang dikemukakan oleh Mann yaitu komponen kognitif, afektif, dan konatif.

Jenis kelamin adalah suatu konsep yang digunakan untuk mengidentifikasikan perbedaan pria dan wanita yang dilihat dari sudut anatomi atau biologis. Hal tersebut akan diungkap melalui lembar identitas subjek pada pengisian kuesioner.
Penyebaran kuesioner dilakukan dengan terlebih dahulu menunjukkan komponen seks maya seperti gambar porno. Teks erotic, mengobrol panas, dan kamera video atau kamera situs kepada responden.

Kuesioner disebar kepada 30 orang responden, yang terdiri dari 15 orang pria dan 15 orang wanita yang tergolong pada usia dewasa awal usia 18 hingga 28 tahun. Pada skala sikap terhadap seks maya terdiri dari 60 item yang diujicobakan dan terdapat 8 item dinyatakan gugur. Dasar pengukuran item valid jika taraf signifikan 0,3. Item yang valid berjumlah 52 item dan memilki koefisiensi validitas bergerak antara 0,3484 sampai dengan 0,8323. Uji koefisien reliabilitas sebesar 0,9626. Kuesioner yang sudah valid dan reliable ke sejumlah 100 orang responden, yang terdiri dari 50 orang pria dan 50 orang wanita.

Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata sikap pria dan wanita diketahui bahwa baik pria maupun wanita memiliki sikap yang negative terhadap keempat komponen seks maya. Hal tersebut sangat mungkin dipengaruhi oleh keinginan social, yaitu berisi hal-hal yang akan disetujui oleh responden semata-mata karena isinya menggambarkan sesuatu yang dianggap sudah semestinya berlaku dalam masyarakat social atau sesuatu yang baik, benar, dan diterima menurut norma masyarakat. Selain hal-hal yang sudah dijelaskan, keagamaan juga memegang peranan yang penting di dalam menentukan sikap terhadap seks maya.


Pengaruh Loneliness Terhadap Internet Addiction Pada Individu Dewasa Awal Pengguna Internet
Josetta M.R Tuapattinaja, Nina Rahayu
Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara


Individu dalam tahapan dewasa awal dengan tugas perkembangan membentuk hubungan intim dengan orang lain, maka kebutuhan akan intimasi merupakan unsure pokok dalam kepuasan suatu hubungan. Menurut Erikson, keintiman merupakan salah satu krisis dalam hidup, yaitu intimacy versus isolation, yang dikembangkan pada usia dewasa awal. Apabila individu dewasa awal dapat membentuk persahabatan yang sehat dan hubungan dekat yang intim dengan individu lain, maka intimasi akan tercapai, namun jika individu tidak berhasil mengembangkan intimasinya, maka individu tersebut akan mengalami isolasi dan merasakan loneliness.

Loneliness diartikan oleh Peplau & Perlman sebagai perasaan dirugikan dan tidak terpuaskan yang dihasilkan dari kesenjangan antara hubungan social yang diinginkan dan hubungan social yang dimiliki. Tiga elemen dari definisi loneliness yaitu pengalaman subyektif, tidak adanya hubungan tertentu yang diharapkan individu tersebut, dan individu yang mengalami loneliness menunjukkan beberapa reaksi untuk menghadapi loneliness yang dialaminya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi loneliness adalah usia, status perkawinan, gender, status social ekonomi, karakteristik latar belakang lainnya.
Saat ini internet dianggap sebagai salah satu cara untuk mengurangi loneliness. internet telah memungkinkan dihubungkannya computer-komputer di belahan dunia tertentu dengan computer-komputer lain di belahan dunia yang lain. Hal ini memungkinkan pula dihubungkannya individu yang satu dengan yang lain dari berbagai belahan dunia. Internet telah memberikan kesempatan yang lebih luas sehingga orang-orang dapat saling berkenalan dan mengembangkan hubungan melalui layanan hubungan secara online, email, chat room, dan news group. Penggunaan internet sebagai salah satu cara untuk mengurangi loneliness. internet addiction oleh Young diungkapkan sebagai sebuah sindrom yang ditandai dengan menghabiskan sejumlah waktu yang sangat banyak dalam menggunakan internet dan tidak mampu mengontrol penggunaannya saat online. Orang-orang yang menunjukkan sindrom ini akan merasa cemas, depresi, atau hampa saat tidak online di internet.

Berdasarkan pemaparan diatas, maka terdapat hubungan positif antara loneliness dan internet addiction pada penggunaan internet. Peneliti ingin meneliti sejauh mana pengaruh loneliness terhadap internet addiction pada individu dewasa awal pengguna internet.

Variabel bebas yaitu loneliness, dan variabel tergantung internet addiction. Subjek penelitian adalah individu dewasa awal berusia 18 tahun ke atas, mengalami loneliness, memiliki kecenderungan mengalami internet addiction, dan telah menggunakan internet lebih dari 12 bulan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pengambilan data dengan skala atau disebut dengan metode skala yang terdiri dari skala loneliness dan skala internet addiction. Metode analisis data menggunakan tekhnik analisis linear dengan persamaan y = a + bX, dan pengolahan data dilakukan dengan menganalisa menggunakan bantuan program SPSS for windows 15.0 version.

Masih ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi internet addiction pada penggunaan internet, Graham mengungkapkan bahwa internet addiction dipengaruhi oleh faktor genetic, biologis, pengaruh keluarga, pengaruh budaya, dan pengaruh social.

Terdapat pengaruh positif loneliness terhadap internet addiction pada pengguna internet. Artinya semakin tinggi loneliness yang dirasakan pengguna internet maka semakin tinggi internet addiction yang dirasakan (dan sebaliknya). Sumbangan efektif variabel loneliness terhadap variabel internet addiction adalah 12,8 % artinya loneliness memberikan pengaruh sebesar 12,8 % terhadap internet addiction, sedangkan 87,2 % disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

berdasarkan data hipotetik, skor total variabel loneliness dibagi atas tiga kategori yaitu : tinggi, sedang, dan rendah. Secara umum, loneliness yang dialami oleh subjek penelitian tergolong sedang. Tidak ada perbedaan loneliness pada pengguna internet ditinjau dari usia. Namun dengan membandingkan mean data dari subjek penelitian ini diperoleh bahwa mean loneliness tertinggi dialami oleh subjek yang berada pada rentang usia 34-38 tahun dan paling rendah pada rentang usia 29-33 tahun.

Minggu, 04 November 2012

DESIGN SIP

SISTEM PAKAR

Sistem pakar secara umum adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke computer, agar computer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Atau dengan kata lain sistem pakar adalah sistem yang di desain dan di implementasikan dengan bantuan bahasa pemrograman tertentu untuk dapat menyelesaikan masalah seperti yang dilakukan oleh para ahli. Sistem pakar merupakan program computer yang meniru proses pemikiran dan pengetahuan pakar dalam menyelesaikan suatu masalah tertentu. Implementasi sistem pakar banyak digunakan dalam bidang psikologi karena sistem pakar dipandang sebagai cara penyimpanan pengetahuan pakar pada bidang tertentu dalam program computer sehingga keputusan dapat diberikan dalam melakukan penalaran secara cerdas. Irisan antara psikologi dan sistem pakar melahirkan sebuah area yang dikenal dengan nama cognitive & psycolonguistics. Umumnya pengetahuan diambil dari seorang manusia yang pakar dalam domain tersebut dan sistem pakar itu berusaha meniru metodelogi dan kinerjanya (performance).

Salah satu implementasi yang diterapkan sistem pakar dalam bidang psikologi, yaitu untuk sistem pakar menentukan jenis gangguan.

Suatu sistem dikatakan sistem pakar apabila memiliki cirri-ciri sebagai berikut :

1. Terbatas pada domain keahlian tertentu
2. Dapat memberikan penalaran untuk data-data yang tidak pasti
3. Dapat mengemukakan rangkaian alasan-alasan yang diberikannya dengancara yang dapat dipahami
4. Berdasarkan pada kaidah atau rule tertentu
5. Dirancang untuk dikembangkan secara bertahap
6. Keluarannya atau output bersifat anjuran

Manfaat yang dapat diperoleh dengan mengembangkan sistem pakar, antara lain :

1. Masyarakat awam non pakar dapat memanfaatkan keahlian di dalam bidang tertentu tanpa kesadaran langsung seorang pakar
2. Meningkatkan produktivitas kerja, yaitu bertambahnya efisiensi pekerjaan tertentu serta hasil solusi kerja
3. Penghematan waktu dalam menyelesaikan masalah yang kompleks
4. Memberikan penyederhanaan solusi untuk kasus-kasus yang kompleks dan berulang-ulang
5. Pengetahuan dari seorang pakar dapat dikombinasikan tanpa ada batas waktu
6. Memungkinkan penggabungan berbagai bidang pengetahuan dari berbagai pakar untuk dikombinasikan

Kelemahan pengembangan sistem pakar, yaitu :

1. Daya kerja dan produktivitas manusia menjadi berkurang karena semuanya dilakukan secara otomatis oleh sistem
2. Pengembangan perangkat lunak sistem pakar lebih sulit dibandingkan dengan perangkat lunak konvensional






ANXIETY DISORDER

Kecemasan merupakan suatu perasaan takut dan khawatir yang tidak menyenangkan. Kondisi emosional ini dapat terjadi dalam banyak psikopatologi dan merupakan aspek utama dalam berbagai gangguan. Kecemasan juga memiliki peran penting dalam studi psikologi orang-orang normal karena sangat sedikit di antara kita yang menjalani kehidupan, walaupun hanya seminggu tanpa mengalami semacam emosi yang kita sepakati bersama sebagai kecemasan atau ketakutan. Namun periode kecemasan singkat yang menyerang individu normal hamper tidak dapat dibandingkan dengan intensitas atau durasi, juga tidak sama melemahkannya, dengan kecemasan yang diderita oleh seseorang yang mengalami gangguan anxietas.

Gangguan anxietas didiagnosis jika secara jelas terdapat perasaan cemas yang dialami secara subjektif. DSM IV TR mengajukan enam kategori utama : fobia, gangguan panic, gangguan anxietas menyeluruh, gangguan obsesif kompulsif, gangguan stress pascatrauma, dan gangguan stress akut. Terkadang seseorang yang menderita satu gangguan anxietas juga memenuhi criteria diagnostic gangguan lain, sebuah situasi yang disebut komorbiditas. Komorbiditas dalam gangguan anxietas terjadi karena dua hal :

1. Simtom berbagai gangguan anxietas tidak seluruhnya spesifik bagi gangguan tertentu.
2. Faktor-faktor etiologis yang memicu timbulnya berbagai gangguan anxietas mungkin dapat diterapkan bagi lebih dari satu gangguan.

Berikut enam kategori utama gangguan anxietas :

1. FOBIA

Fobia merupakan ketakutan dan penolakan terhadap objek atau situasi yang tidak mengandung bahaya yang sesungguhnya. Istilah fobia biasanya berarti bahwa seseorang mengalami distress yang parah dan hendaya social atau pekerjaan karena kecemasan tersebut.

Fobia Spesifik

Merupakan ketakutan yang beralasan yang disebabkan oleh kehadiran atau antisipasi suatu objek atau situasi spesifik

Fobia Sosial

Merupakan ketakutan menetap dan tidak rasional yang umumnya berkaitan dengan keberadaan orang lain. Individu yang menderita fobia social biasanya mencoba menghindari situasi dimana ia mungkin dinilai dan menunjukkan tanda-tanda kecemasan atau berperilaku secara memalukan.

2. GANGGUAN PANIK

Dalam gangguan panic seseorang mengalami serangan mendadak dan sering kali tidak dapat dijelaskan dalam bentuk serangkaian simtom yang tidak mengenakkan, ex. Kesulita bernafas, jantung berdebar, mual, nyeri dada, merasa seperti tersedak, dan tercekik

3. GANGGUAN ANXIETAS MENYELURUH

Individu yang menderita gangguan anxietas menyeluruh terus menerus merasa cemas, sering kali tentang hal-hal kecil. Sebagian besar di antara kita dari waktu ke waktu memiliki kekhawatiran. Namun, pasien yang menderita GAD memiliki kekhawatiran kronis. Mereka mengabiskan sangat banyak waktu untuk mengkhawatirkan banyak hal dan menganggap kekhawatiran mereka sebagai sesuatu yang tidak dapat dikontrol.

4. GANGGUAN OBSESIF KOMPULSIF

Suatu gangguan anxietas dimana pikiran dipenuhi dengan pemikiran yang menetap dan tidak dapat dikendalikan dan individu dipakasa untuk terus menerus mengulang tindakan tertentu, menyebabkan distress yang signifikan dan mengganggu keberfungsian sehari-hari.

Etiologi Anxiety Disorder

Berbagai kemungkinan penyebab fobia juga dikemukakan oleh para pendukung paradigm psikoanalisis, behavioral, kognitif, dan biologis.

Terapi Anxiety Disorder

Pada pendekatan psikoanalisis menggunakan asosiasi bebas, analis mendengarkan dengan penuh perhatian apa yang disebutkan pasien terkait dengan setiap rujukan mengenai fobia. Analis juga berupaya menemukan berbagai petunjuk terhadap penyebab fobia yang ditekan dalam isi mimpi yang tampak jelas.

Pendekatan Behavioral menggunakan desentisasi sistematik, individu yang menderita fobia membayangkan serangkaian situasi yang semakin menakutkan sementara berada dalam kondisi relaksasi mendalam. Kemudian, ada yang menggunakan tekhnik flooding, rasa tidak nyaman ekstrem menjadi bagian tak terhindarkan dalam prosedur ini sehingga belum lama ini cenderung menahan terapis untuk menggunakan teknik ini, kecuali mungkin sebagai jalan terakhir bila pemaparan secara bertingkat tidak membuahkan hasil.

Pada pendekatan biologis, obat-obatan yang mengurangi kecemasan disebut sebagai sedative, tranquilizer, atau anxiolytic. Barbiturate adalah katgori obat-obatan utama yang pertama kali digunakan untuk menangani gangguan anxietas, namun kategori obat-obatan tersebut menyebabkan ketergantungan yang tinggi dan beresiko mematikan bila overdosis.

Referensi :

1. Rohman, F.F., Fauziah, A. (2008). Rancangan Bangun Aplikasi Sistem Pakar Untuk Menentukan Jenis Gangguan Perkembangan Pada Anak. Jurnal Mediia Informatika, vol 6 no 1.

2. Davison, G.C., Nelae, J.M., Kring, A.M. (2006). Psikologi Abnormal. Edisi ke-9. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

3. Semium, Y. (2006). Kesehatan Mental. Yogyakarta: Kanisius

4. Hymann, B.M., Pedric, C. (2011). Obsessive Compulsive Disorder. USA: Twenty First Century Books

5. Menzies, R.G., Siva, P.D. (2003). Obsessive Compulsive Disorder “Theory, Research, And Treatment”. USA: Wiley

6. Supratiknya. (____). Mengenal Perilaku Abnormal. Jogja: Kanisius

7. DiTomasso, R.A., Gosch, E.A. (2002). Anxiety Disorders: A Practitioners Guide To Comparative Treatments. USA: Berryville Graphics

8. Simpson, H.B., Neria, Y., Fernandez, R.L., Scheiner, F. (2010). Anxiety Disorders. USA: Cambridge University Press

9. http://informatika-unkris.ac.id/img/buku/sistem-pakar-5.pdf

10. http://tmm999.blogspot.com/2012/06/pengantar-sistem-pakar.html

Sabtu, 27 Oktober 2012

Artificial Intellegence

Artificial Intelligence merupakan proses dimana peralatan mekanik dapat melaksanakan kejadian-kejadian dengan menggunakan pemikiran atau kecerdasan seperti manusia.

Sejarah Dari AI

Pada awal abad 17, Rene Descartes mengemukakan bahwa tubuh hewan bukanlah apa-apa melainkan hanya mesin-mesin yang rumit. Blaise Pascal menciptakan mesin penghitung digital mekanis pertama pada 1642. Pada 19, Charles Babbage dan ada Lovelace bekerja pada mesin penghitung mekanis yang dapat deprogram.

Betrand Russel dan Alfred North Whitehead menerbitkan Principia Mathematica, yang ngerombak logika formal. Warren McCulloch dan Walter Pitts menerbitkan “kalkulus Logis Gagasan yang tetap ada dalam aktivitas”. Pada 1943 yang meletakkan pondasi untuk jaringan syaraf.

Tahun 1950-an, Alan Turing mengusulkan tes untuk melihat bisa atau tidaknya mesin memberikan respon terhadap serangkaian pertayaan (agar mesin dapat dikatakan cerdas).
Istilah “Artificial Intelligence” dimunculkan oleh John McCrthy (MIT), tahun 1956 pada Dartmouth Conference. Dalam konferensi itu juga didefinisikan tujuan AI, yaitu mengetahui dan memodelkan proses-proses berpikir manusia dan mendesain mesin agar dapat menirukan kelakuan manusia tersebut.

Awal pekerjaan dipusatkan pada seperti game playing (misalnya: audio dengan kecerdasan dan permainan catur (chees player), pembuktian teorema pada tugas-tugas formal.

Samua (1963) menulis sebuah program yang diberi nama check-er-playing program, yang tidak hanya untuk bermain game, tetapi digunakan juga pengalamannya pada permainan untuk mendukung kemampuan sebelumnya.

Catur juga diterima, karena banyak sekali perhatian terhadap permainan catur yang merupakan permainan yang lengkap atau kompleks, program catur di sini situasinya harus jelas dan rule atau ketentuannya harus seperti dunia nyata. Kandidat AI harus mampu menangani masalah-masalahyang sulit.

Logic Theorist diawal percobaan untuk membuktikan teorema matematika. Ia mampu membuktikan beberapa teorema dari bab 1 prinsip Matematika Whiteheat yaitu geometri.
Pada tahun 1963, pemecahan masalah umum menggunakan objek, pembuktian dengan atraksi (eksternal).

Dari awal pekerjaan AI ini memindahkan lebih khusus tugas yang sering berguna, antara lain :

a. Tugas biasa / keduniaan (Mundane Tasks)
1. Persepsi : vision, speech
2. Natural Language : understanding, generation, translation
3. Commonsence Reasoning (pertimbangan berdasarkan pikira):robot control
b. Tugas Formil (formal tasks)
1. Games : chess, checkers
2. Matematics : geometri, logic, proving properties of programs
c. Tugas Ahli (Expert Tasks)
1. Tekhnik : design, fault diagnosis, planning
2. Scientific analysis
3. Medical : diagnosis & therapy

Artificial Intelligence (AI) dan Kognisi Manusia

Artificial Intelligence, computer dan program-programnya yang menakjubkan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam hidup manusia.

Kecerdasan buatan, cabang ilmu computer yang berhubungan dengan pengembangan computer (hardware) dan program-program computer (software) yang mampu meniru fungsi kognisi manusia.

Kecerdasan buatan mencakup hasil dari produk computer yang dinilai cerdas jika dihasilkan oleh manusia.

Intelegensi adalah kemampuan untuk memperoleh, memanggil kembali (recall), dan menggunakan pengetahuan untuk memahami konsep-konsep abstrak maupun konkret dan hubungan antara objek dan ide, serta menerapkan pengetahuan secara tepat.

Nickerson, Perkins & Smith (1985), beberapa kemampuan yang mempresentasikan intelegensi manusia :

a. Kemampuan mengklasifikasikan pola
b. Kemampuan memodifikasi perilaku secara adaptif
c. Kemampuan berpikir secara deduktif
d. Kemampuan berpikir secara induktif (generalisasi)
e. Kemampuan mengembangkan dan menggunakan model konseptual
f. Kemampuan memahami atau mengerti

ELIZA, PARRY, dan NETtalk


Tahun 1950an adalah periode usaha aktif dalam AI. Program AI pertama yang bekerja ditulis pada 1951 untuk menjalankan mesin Ferranti Mark I di Unviersity Of Manchester (UK). Sebuah program permainan naskah yang ditulis oleh Christoper Strachey dan program permainan catur yang ditulis oleh Dietrich Prinz. John McCarty membuat istilah “kecerdasan buatan” pada konferensi pertama yang disediakan untuk pokok persoalan ini pada 1956. Dia juga menemukan bahasa pemrograman Lisp. Alan Turing memperkenalkan “Turing tes” sebagai sebuah cara untuk mengopersionalkan tes perilaku cerdas. Joseph Weizenbaum membaun ELIZA sebuah chatterbot yang menerapkan psikoterpai Rogerian. ELIZA merupakan salah satu program computer pertama yang mampu berkomunikasi, ELIZA ditulis oleh Joseph Weizenbaum (1966).

PARRY Colby, Hilf, Webber dan Kraemer (1972) mensimulasikan seorang pasien, dan menyebut program ini PARRY, karena ia mensimulasi seorang pasien paranoid. Mereka memilih seorang paranoid sebagai subyek karena beberapa teori menyebutkan bahwa proses dan sistem paranoia memang ada, perbedaan respon psikotis dan respon normalnya cukup hebat, dan mereka bisa menggunakan penilaian dari seorang ahli untuk mengecek keakuratan dari kemampuan pemisahan antara respon simulasi computer dan respon manusia.

NETtalk program ini jenisnya cukup berbeda, berdasarkan oada jarring-jaring neuron, sehingga dinamakan NETtalk. Program ini dikembangkan oleh Sejnowki disekolah medis Harvard dan Rosenberg di Universitas Princeton. Dalam program ini, NETtalk membaca tulisan dan mengucapkannya keras-keras.

Referensi :

1. https://webdosen.budiluhur.ac.id/dosen/930011/Kuliah/buku_AI.PDF
2. http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&cad=rja&ved=0CCEQFjAB&url=http%3A%2F%2Fjournal.mercubuana.ac.id%2Fdata%2F1a-AI.doc&ei=kWWKUP7ELIizrAeUo4GYAw&usg=AFQjCNGs6DiHHrQLv4f4TBkQwb5YmYpOuw&sig2=hHtkvByil1GQf1VZbWFFJg
3. http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/451/jbptunikompp-gdl-enjelwijay-22502-2-unikom_e-i.pdf
4. http://informatika-unkris.ac.id/img/buku/sistem-pakar-5.pdf
5. http://herianto.unsada.ac.id/wp-content/uploads/2008/05/membuat-prototype-sistem-pakar.pdf
6. http://psikology09b.blogspot.com/2011/06/kecerdasan-buatan.html
7. http://juniditha.wordpress.com/2012/10/26/sistem-informasi-psikologi-5-sejarah-ai-ai-dan-kognisi-manusia-ai-dan-sistem-pakar/
8. http://neezasty.wordpress.com/2011/09/29/kecerdasan-buatan-artificial-intelligence/#more-554
9. http://pengertiandaninfo.blogspot.com/2012/10/sejarah-artificial-intelligence.html
10. http://www.psychologymania.com/2011/10/artificial-intelligence-kecerdasan.html

Minggu, 21 Oktober 2012

DATA

DATA

Kata data berasal dari DATUM yang berarti materi atau kumpulan fakta yang dipakai untuk keperluan suatu analisa, diskusi, presentasi ilmiah, atau tes statistic. Bila dilihat dari menurut asal sumbernya, data dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu data primer dan data sekunder. Sehingga setiap penelitian pasti memerlukan data sebagai bahan analisa.

MEMORI

Memori merupakan bagian dari computer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang harus diatur dan dijaga sebaik-baiknya. Memori biasanya disebut juga dengan istilah : computer storage, computer memory atau memory, merupakan piranti computer yang digunaka sebagai media penyimpanan data dan informasi saat menggunakan computer. Memori merupakan bagian yang penting dalam computer modern dan letaknya di dalam CPU (Central Processing Unit).

Memori utama computer (Main Memory atau Main Storage atau Primary Storage) dapat diumpamakan Short Term Memory pada manusia, sehingga hanya bersifat amat sementara (ingatan hilang bila listrik dipadamkan/ bersifat volatile). Untuk menjadikannya Long Term Memory, maka data yang akan diingat direkam ke media penyimpanan sekunder (secondary memory). Banyak alat yang ditawarkan untuk menyimpan data digital, seperti hard disk, disket, magnetic tape, compact disc, dan sebagainya.
Secara umum, media penyimpanan sekunder dibagi atas 2 jenis, yaitu (1) Sequential Access Storage Device (SASD), dan (2) Direct Access Storage Device (DASD).

SASD

SASD akses data secara tidak langsung (berurutan), seperti pita magnetik memiliki prinsip kerja seperti sebuah kaset lagu, yaitu jika kita akan merekam atau mendengarkan lagu, maka lagu kedua didahului lagu pertama, dan seterusnya. Cirri-ciri dari SASD ini adalah proses pembacaan rekaman harus berurutan, tidak ada pengalamatan, data disimpan dalam blok-blok secara sequential, proses write hanya bisa dilakukan sekali saja, kecepatan akses datanya, sangat tergantung (kerapatn pita, kecepatan pita, dan lebar celah/gap antar blok). Kelemahan dari SASD ini adalah akses langsung terhadap data lambat, memerlukan penafsiran terhadap mesin, masalah lingkung. Keuntungan dari SASD ini panjang record tidak terbatas, densitas data tinggi, harga relative murah, kecepatan transfer data tinggi.

DASD

DASD dimana ia mempunyai akses langsung terhadap data. Memiliki prinsip kerja seperti sebuah CD lagu, kita tidak perlu menyetel lagu pertama jika ingin mendengarkan lagu kedua. Contoh : Magnetik (Floppy disk, hard disk), Removable hard disk (zip disk, flash disk), optical disk. DASD ini memiliki ciri pembacaan rekaman tidak harus urut, mempunyai alamat, data dapat disimpan dalam karakter atau blok, proses write dapat dilakukan beberapa kali.

BATCH PROCESSING

Batch Processing adalah suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut batch. Tiap batch ditandai dengan identitas tertentu, serta informasi mengenai data-data yang terdapat dalam batch tersebut, setelah data-data tersebut terkumpul dalam jumlah tertentu data-data tersebut akan langsung diproses.

Contoh dari penggunaan batch processing adalah email dan transaksi batch processing. Dalam suatu system batch processing, transaksi secara individual di entri melalui peralatan terminal, dilakukan validasi tertentu dan ditambahkan ke transaksi file yang berisi transaksi lain dan kemudian di entri ke dalam system secara periodic. Di waktu kemudian, selama siklus pengolahan berikutnya, transaksi file dapat divalidasi lebih lanjut dan kemudian digunakan untuk mengupdate master file yang berkaitan.

ONLINE PROCESSING

Online Processing merupakan sebuah system yang mengaktifkan semua peripheral sebagai pemasok data dalam kendali computer induk. Informasi-informasi yang muncul merupakan refleksi dari kondisi data yang paling mutakhir, karena setiap perkembangan data baru akan terus diupdatekan ke data induk.

Contoh dari penggunaan processing adalah transaksi online (e-commerce, ebay, internet banking, reservation ticket, pendaftaran online, dll). Dalam system pengolahan online, transaksi secara individual di entri melalui peralatan terminal, divalidasi dan digunakan untuk mengupdate dengan segera file computer. Hasil pengolahan ini kemudian tersedia segera untuk permintaan keterangan atau laporan.

Salah satu contoh perkembangan online processing (e-commerce) perkembangan tekhnologi saat ini sangatlah pesat. Kebutuhan masyarakat akan informasi pun meningkat seiring berkembangnya tekhnologi informasi. Perkembangan tekhnologi informasi yang paling berkembang di masyarakat saat ini adalah tekhnologi jaringan internet yang bisa memenuhi kebutuhan akan informasi dengan cepat.

REAL TIME

Real time merupakan kondisi pengoperasian dari suatu system perangkat keras dan perangkat lunak yang dibatasi oleh rentang waktu dan memiliki tenggang waktu yang jelas, relative terhadap waktu suatu peristiwa atau operasi terjadi. Sebuah system non waktunyata sebagai lawannya tidak memiliki tenggang waktu, contoh dari sebuah system waktu nyata adalah system pengendali pesawat terbang. Batasan waktu pada system pengendali pesawat terbang harus tegas karena penyimpangan terhadap batasan waktu dapat berakibat fatal yaitu kecelakaan. Real time adalah keadaan yang sedang berjalan, apa yang kita rasakan, dengarkan dan lihat pada saat itu. Situasi waktu nyata akan menjadi jelas bila kita menga,bil studi kasus pada system computer. Suatu system dikatakan real time jika dia tidak hanya mengutamakan ketepatan pelaksanaan intuksi/tugas tapi juga interval waktu tugas tersebut dilakukan. Dengan kata lain, system real time adalah system yang menggunakan deadline, yaitu pekerjaan harus selesai jangka waktu tertentu. Sementara itu system yang tidak real time adalah system dimana tidak ada deadline walaupun tentunya respons yang cepat atau performa yang tinggi tetap diharapkan.

Referensi :

1. http://carapedia.com/pengertian_definisi_data_menurut_para_ahli_info505.html
2. Isnaeni Nurezha, http://ichnurezha.wordpress.com/2011/03/04/perbedaan-batch-processing-dan-online-processing/
3. Cyrillus Dodi, http://cyrillusdodi.blogspot.com/2011/11/pengertian-pemrosesan-data-real-time.html
4. Amethyst Aiko, http://amethyst070188.wordpress.com/2010/10/10/memory-komputer-sedikit-tentang-dasd-dan-sasd/
5. Fitria Dewi, http://sempak-dewidewi.blogspot.com/2010/10/sasd-penyimpanan-berurutan-dasd.html
6. http://indirpan.wapsite.me/Slide%20BSI/Pemrograman%20Terstruktur/12.Organisasi%20dan%20Akses%20File
7. http://jayaputrasbloq.blogspot.com/2010/12/definisi-atau-pengertian-real-time.html
8. http://www.isomwebs.com/2012/pengertian-real-time/
9. http://beritati.blogspot.com/2010/11/batch-processing-and-online-processing.html
10. http://bhagoybhagoy.blogspot.com/2010/05/batch-processing-dan-online-processing.html
11. Suyanto. (2005). Pengantar teknologi informasi untuk bisnis. Yogyakarta Andi

Sabtu, 13 Oktober 2012

Computer Based Information System

System Informasi Manajemen merupakan system pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar sub-sistemnya system informasi manajemen akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.

Sistem Informasi Manajemen berbasis computer mengandung arti bahwa computer memainkan peranan penting dalam sebuah system informasi. Secara teori, penerapan sebuah system informasi memang tidak harus menggunakan computer dalam kegiatannya.

Pengertian lain dari sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information System (CBIS) adalah system pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis.

Tetapi pada prakteknya tidak mungkin system informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya computer. System informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah computer based atau pengolahan informasi yang berbasis pada computer.

Beberapa istilah yang terkait dengan CBIS yang akan dibahas pada bagian ini antara lain adalah data, informasi, system, system informasi dan basis computer sebagai kata kuncinya.

Data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi atau data merupakan kumpulan-kumpulan fakta yang ada di lapangan tapi tidak berarti.

Informasi merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.

System adalah sekelompok elemen yang bekerja sama (terintegrasi) untuk mencapai suatu tujuan atau sasaran tertentu. Organisasi atau perusahaan terdiri dari sejumlah sumber daya yang bekerja menuju tercapainya suatu tujuan tertentu yang ditentukan oleh pemilik atau manajemen.

System informasi merupakan system pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, system informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.

System informasi “berbasis computer” mengandung arti bahwa computer memainkan peranan penting dalam sebuah system informasi. System informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada computer.


Sub system dari CBIS adalah :
1. Sistem Informasi Akutansi
2. Sistem Informasi Manajemen
3. Sistem Pendukung Keputusan
4. Automasi Kantor (virtual office)
5. System pakar

Kontribusi CBIS
Saat ini system informasi merupakan isu yang paling penting dalam pengendalian manajemen. Hal ini disebabkan karena tujuan dari pengendalian manajemen adalah untuk membantu manajemen dalam mengkoordinasi subunit-subunit dari organisasi dan mengarahkan bagian-bagian tersebut untuk mencapai tujuan perusahaan. Dua hal yang menjadi perhatian dari definisi diatas adalah mengkoordinasi dan mengarahkan. Tentu saja dalam dua proses tersebut diperlukan satu system agar proses koordinasi dan pengarahan dapat berjalan secara efektif sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai.

EVOLUSI SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER

1. Fokus awal pada Data (Electronis Data Processing-EDP)
Didukung dengan munculnya punched card dan keydriven bookkeeping machines, dan perusahaan umumnya mengabaikan kebutuhan informasi para manajernya. Aplikasi yang digunakan system informasi akutansi (SIA).

2. Focus baru pada Informasi (Manajemen Information System-MIS)
Seiring dengan diperkenalkannya generasi baru alat penghitung yang memungkinkan pemrosesannya lebih banyak. Hal tersebut diorientasikan untuk konsep penggunaan computer sebagai system informasi manajemen (SIM), yang berarti bahwa aplikasi computer harus diterapkan dengan tujuan utama untuk menghasilkan informasi manajemen.

3. Fokus Revisi pada Pengambilan Keputusan (Decision Support System-DSS)
Merupakan hal yang berbeda dengan konsep SIM. DSS adalah system penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan serta diambil keputusannya oleh manajer.

4. Fokus sekarang pada Komunikasi (Office Automation-AO)
OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas di antara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat elektronik. OA telah berkembang meliputi beragam aplikasi seperti konferensi jarak jauh (teleconference), voice mail, e-mail (surat elektronik), electronic calendaring, facsimile transmission, dan desktop publishing. Istilah lainnya dalam menggunakan semua aplikasi AO tersebut dinamakan dengan kantor virtual (Virtual Office).

5. Fokus potensial pada Konsultasi (Artificial Intelligence/ Expert system – AI/ES)
Ide dasar Al adalah computer dapat di program untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia. System pakar adalah suatu system yang berfungsi sebagai seorang spesialis dalam suatu bidang. System yang menggambarkan segala macam system yang menerapkan kecerdasan buatan untuk pemecahan masalah dinamakan dengan system berbasis pengetahuan (knowledge-bases systems).

Referensi :

1. Teguh Wahyono, http://www.ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2006/09/teguh-cbis-01.zip

2. Sri Wiji,
http://sri_wiji.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/18256/Modul+1+SIM.doc

3. Samruddin, http://samruddin.blogspot.com/2010/10/evolusi-cbis.html

4. http://greeaone.wordpress.com/2010/10/09/evolusi-sistem-informasi-manajemen-berdasarkan-cbis/

5. Fardiansyah, http://fardiansyah7fold.wordpress.com/evolusi-sistem-informasi-manajemen-berdasarkan-cbis-computer-base-information-system/

6. Akmal Darmawan Syarief, http://akmaldarmawansyarief.blogspot.com/2009/11/cbis-computer-based-information-system.html

7. Lisna, http://li3zn4-lisna.blogspot.com/2009/04/perkembangan-sistem-informasi-berbasis.html

8. http://kibaw90.wordpress.com/2010/01/09/kesimpulan-dari-pelajaran-sim-1/

9. Edriansa Banari, http://edriansabanari.blogspot.com/2009/12/cbis-computer-based-information-system.html

10. Erlangga Wibowo, http://actualizedream.blogspot.com/2010/10/evolusi-cbis.html?zx=de581d861a0cb24d

11. http://books.google.co.id/books?id=VFFQD2eHGYYC&pg=PA142&dq=pengertian+CBIS+menurut+beberapa+ahli&hl=id&ei=FrK3TJGOAsPBcZO_4Z8J&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=1&ved=0CCUQ6AEwAA#v=onepage&q&f=false

Sabtu, 06 Oktober 2012

Hubungan Arsitektur Komputer dengan Kognisi Manusia

ARSITEKTUR KOMPUTER

Arsitektur computer mempelajari atribut-atribut system computer yang terkait dengan seorang programmer, dan memiliki dampak langsung pada eksekusi logis sebuah program. Ex. Set instruksi, aritmatika yang digunakan, tekhnik pengalamatan, mekanisme.

Arsitektur computer merupakan ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah computer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya. Sampai saat ini computer sudah mengalami perubahan dari model awalnya walaupun begitu semua computer memiliki arsitektur dasar yang sama.

Arsitektur computer merupakan konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu system computer, kompleks namun tidak sekompleks manusia. Arsitektur computer ini merupakan rencana deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan system interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing-masing bagian akan lebih difokuskan terutama mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll. Beberapa contoh dari arsitektur computer adalah arsitektur Von Neumann, CISC, RISC.

Arsitektur computer meliputi spesifikasi sekumpulan instruksi dan unit hardware yang melaksanakan instruksi tersebut. Bayak aspek pemrogaman dan komponen software dalam system computer. Sangatlah penting mempertimbangkan aspek hardware dan software pada desain berbagai computer guna mencapai pemahaman yang baik pada suatu system computer. Memperkenalkan sejumlah konsep hardware dan software, menampilkan beberapa istilah umum dan memberikan pandangan umum tentang aspek dasar subjek tersebut. Arsitektur yang dimaksud adalah untuk menggambarkan keseluruhan struktur dan susunan hal yang sangat khusus pada system kognisi manusia.

KOGNISI MANUSIA

Struktur kognisi terdiri dari 2 kata yaitu struktur dan kognisi. Menurut Piaget, struktur disebut juga scheme (skema/schemas). Struktur dan organisasi terdapat di lingkungan tapi pikiran manusia lebih dari meniru struktur realita eksternal secara pasif. Interaksi pikiran manusia dengan dunia luar mencocokan dunia ke dalam “mental framework” nya sendiri.

Struktur kognisi manusia adalah suatu unsure yang saling berhubungan antara satu sama yang lain yang saling berakomodir atau saling melengkapi antara fungsi-fungsi, skema. Seperti bagian otak yang mengakomodir unsure bagian-bagian tubuh manusia yang menjadikan suatu system yang kompleks.

Menurut seorang tokoh yang bernama Ausabel ia mengemukakan bahwa struktur kognitif merupakan organisasi pengetahuan atau dengan kata lain bahwa struktur kognitif dapat disebut sebagai pengetahuan. Struktur kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan factual yang diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka struktur atau pengetahuan pun akan terus berkembang. Keadaan struktur kognitif yang berkembang inilah yang mungkin menjadi prasyarat bagi seseorang yang untuk mengasimilasi dan mengakomodasi pengetahuan atau informasi lain dari lingkungan sehingga struktur kognitif ini dapat memiliki kemampuan untuk berkembang.

Kognisi manusia adalah suatu unsure yang saling berhubungan antara satu sama yang lain yang saling berakomodir atau saling melengkapi antara fungsi-fungsi skema.
System kognisi terdiri dari lima proses mental, yaitu : memahami, mengevaluasi, merencanakan, memilih, dan berpikir. Proses memahami adalah proses menginterpretasi atau menentukan arti dari aspek tertentu yang terdapat dalam sebuah lingkungan. Mengevaluasi berarti menentukan apakah sebuah dalam lingkungan tertentu itu baik atau buruk, positif atau negative, disukai atau tidak disukai. Merencanakan berarti menentukan bagaimana memecahkan sebuah masalah untuk mencapai suatu tujuan, memilih berarti membandingkan alternative solusi dari sebuah masalah dan menentukan alternative terbaik, sedangkan berpikir adalah aktifitas kognisi yang terjadi dalam ke empat proses yang disebutkan sebelumnya.

HUBUNGAN ARSITEKTUR KOMPUTER DENGAN ARSITEKTUR MANUSIA

Kognisi manusia mempunyai kemampuan yang bagus tapi kognisi manusia juga memiliki banyak kekurangan . maka dari itu diciptakan kecerdasan buatan yaitu computer. Computer itu dibuat sesuai dengan system kognisi manusia dan itu dinamakan sebagai arsitektur computer yang terdiri dari CPU, input, storage dan output digunakan untuk memproses data. Sama halnya dengan cara kerja kognisi manusia dari informasi yang diperoleh (input) kemudian diproses oleh otak (storage) dan kemudian memanggil informasi yang telah diperoleh (output).

Sumber :
1. Yohanes Ari http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/03/analisa-perbedaan-struktur-kognisi-manusia-dan-arsitektur-komputer/
2. Muhammad Alifa Farhan, http://omalif.tumblr.com/post/26394364372
3. Ahmad Fauzi, http://ozygazebo.blogspot.com/2011/10/arsitektur-komputer.html
4. Hsutanto, http://mikrokontroler.tripod.com/6805/bab3.htm
5. Trisatya Marthadison, http://joglio.blogspot.com/2011/10/tugas-organisasi-danaksitektur.html#.UGenoJgmSaU
6. Abdul Hafiz, http://yangmantapajadeh.blogspot.com/2010/11/arsitektur-komputer.html
7. JurnalMercubuana, http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=arsitektur%20komputer&source=web&cd=13&cad=rja&sqi=2&ved=0CHUQFjAM&url=http%3A%2F%2Fjournal.mercubuana.ac.id%2Fdata%2FARSITEKTUR%2520%2520KOMPUTER1.doc&ei=caRnUKrCNI3OrQf56IHwDg&usg=AFQjCNHhkPUhW_wf2xPZbYNg1xJ4NK_7qg
8. Asih, http://asihpa3.wordpress.com/about/
9. Lisa Nofrianti, http://lisanofrianti.blogspot.com/2012/04/perbedaan-struktur-kognisi-manusia-dan.html
10. Ekky, http://ekky-psikologi08.blogspot.com/2012/03/analisa-perbedaan-struktur-kognisi.html
11. http://books.google.co.id/books?id=2aXEg7DtCS0C&pg=PA7&lpg=PA7&dq=arsitektur+komputer&source=bl&ots=&sig=dwsM60YniwxW0VcLI4rZnDYUc6I&hl=id&sa=X&ei=TFBuUNSyCcuIrAfG3oCICg&ved=0CCwQ6AEwAA#v=onepage&q=arsitektur%20komputer&f=false
12. http://books.google.co.id/books?id=Z3LWS-xbTv4C&pg=PA53&lpg=PA53&dq=kognisi+manusia&source=bl&ots=4NEyvYYbKO&sig=VrOfXnXoCdUz1SbC8hkLbcgIrtA&hl=id&sa=X&ei=vlJuUK3YBY7KrAeA2IGIBQ&ved=0CEAQ6AEwBA#v=onepage&q=kognisi%20manusia&f=false

Sabtu, 29 September 2012

Sistem Informasi Psikologi

Sistem berasal dari bahasa latin (systema) dan bahasa yunani (sustema) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energy. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu entitas yang berinteraksi, dimana suatu model matematika seringkali bisa dibuat. Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak. System dalam definisi secara umum adalah sekumpulan objek atau benda yang memiliki hubungan diantara mereka.

Menurut Ludwig Von Bartalanfy, system merupakan seperangkat unsure yang saling terikat dalam suatu antar relasi diantara unsure-unsur tersebut dengan lingkungan.
Menurut Anatol Raporot, system adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan satu sama lain.
Menurut L Ackof, system adalah setipa kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari bagian-bagian dalam keadaan saling tergantung satu sama lain.

Dari beberapa definisi di atas dapat saya simpulkan bahwa system merupakan seperangkat unsure yang saling berhubungan satu sama lain.

Kata informasi berasal dari kata perancis kuno informacion yang diambil dari bahasa latin informationem yang berarti “garis beras, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”.
Informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari ordersekuens dari symbol atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Dalam bidang ilmu computer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Informasi adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat. Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi, input-proses-output.

Menurut Joner Hasugian, informasi adalah sebuah konsep yang universal dalam jumlah muatan yang besar, meliputi banyak hal dalam ruang lingkupnya masing-masing dan terekam pada sejumlah media.
Menurut Kenneth C Laudon, informasi adalah data yang sudah dibentuk ke dalam sebuah formulir bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk manusia.
Menurut Anton M moeliono, informasi adalah penerangan, keterangan, pemberitahuan, kabar atau berita informasi juga merupakan keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan dasar kajian analisis atau kesimpulan.
Menurut Gordon B Davis, informasi adalah data yang telah diproses atau di olah ke dalam bentuk yang sangat berarti untuk penerimanya dan merupakan nilai yang sesungguhnya atau dipahami dalam tindakan atau keputusan yang sekarang atau nantinya.
Menurut Robert G Murdick, informasi terdiri atas data yang telah didapatkan, diolah atau diproses, atau sebaliknya yang digunakan untuk tujuan penjelasan atau penerangan, uraian, atau sebagai sebuah dasar untuk pembuatan ramalan atau pembuatan keputusan. Definisi informasi adalah data yang diolah menjadi lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.

Dari beberapa definisi di atas, saya menyimpulkan informasi merupakan data yang telah di proses untuk memberikan keterangan, pemberitahuan, kabar ataupun beritayang dapat digunakan manusia untuk hal yang bermanfaat.

Psikologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani Psychology yang merupakan gabungan dan kata psyche dan logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Secara harafiah psikologi diartikan sebagai ilmu jiwa. Istilah psyche atau jiwa masih sulit didefinisikan karena jiwa itu merupakan objek yang bersifat abstrak, sulit dilihat wujudnya, meskipun tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Dalam beberapa dasawarsa ini istilah jiwa sudah jarang dipakai dan diganti dengan istilah psikis.

Banyak ahli yang mengemukakan pendapat mengenai definisi psikologi, menurut Ensiklopedia Nasional Indonesia, psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan binatang baik yang dapat dilihat baik secara langsung maupun yang tidak dapat dilihat secara langsung.

Menurut Dakir, psikologi membahas tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya.
Menurut Muhibbin Syah, psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan.

Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia yangdapat terlihat langsung ataupun tidak.

Sistem Informasi merupakan system terbuka yang menghasilkan informasi dengan menggunakan siklus : input-proses-output. Fungsi system informasi, membantu individu/kelompok melaksanakan aktivitas (perencanaan, pengorganisasian, pengontrolan, pengambilan keputusan).

Jadi, menurut saya system informasi psikologi adalah data yang tersusun secara sistematis untuk meberikan keterangan, pemberitahuan, berita atau kabar mengenai keadaan psikologis seseorang.

Referensi :

Drs. Zulkifli Amsyah, Mls, Manajemen Sistem Informasi

Wikipedia, http://id.wikipedia.org/wiki/Informasi

Pradana Willies Zaheras, http://willis.comze.com/pengertian_informasi.html

Carapedia, http://carapedia.com/pengertian_definisi_informasi_menurut_para_ahli_info504.html

Wawan, http://ewawan.com/pengertian-informasi-definisi-informasi.html

Hariyanto, S.Pd, http://belajarpsikologi.com/pengertian-psikologi/

Ridwan Iskandar, http://ridwaniskandar.files.wordpress.com/2009/05/52-pengertian-sistem-informasi.pdf

Unnamed, http://kisaranku.blogspot.com/2010/10/pengertian-sistem-lengkap.html

Febriani,
http://febriani.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/5612/Pengertian+Sistem+%26+Analisis+Sistem.pdf

Niammuddin, http://www.niamz.com/2012/07/pengertian-dan-definisi-sistem.html

Bima, http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=3&cad=rja&ved=0CCwQFjAC&url=http%3A%2F%2Fbima.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F3331%2FSISTEM%2BINFORMASI.ppt&ei=fAhnUNTfFYiHrAexvYC4Bg&usg=AFQjCNHrYnBancOgqBFGv61P2ajejKsChg&sig2=KVsvMXM2mJb3J11PlOKN5w

Senin, 23 April 2012

Boys Before Flowers

Seorang gadis bernama Jan di yang berasal dari keluarga yang miskin mendapatkan beasiswa untuk bisa bersekolah di sekolah ternama di Korea Selatan karena ia telah menolong seseorang yang ingin bunuh diri akibat dari pergaulannya yang keras di sekolah ternama itu. Maka dari itu untuk menyembunyikan kejadian, Jan di diminta pemilik sekolah untuk dapat bersekolah di tempat itu. Minggu –minggu pertama Jan di sekolah, ia mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dan ia harus berusaha beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya yang keras tapi ia tidak melupakan jati diri dia, ia tetap menjadi dirinya sendiri, disana ia menjadi sosok gadis yang pemberani untuk membela kebenaran. Di sekolah itu ada 4 siswa yang berkuasa dan ketuanya adalah anak dari pemilik sekolah dan perusahaan terbesar di korea yang bernama Goo Jun Pyo. Jan Di sangat membenci Goo Jun Pyo karena ia suka menindas siswa-siswa yang lemah. Jan Di selalu berusaha membela siswa-siswa yang menjadi korban kekerasan Goo Jun Pyo. Tetapi saking ia suka membela kebenaran akhirnya goo jun pyo sadar akan kehadiran Jan Di dan ia semakin penasaran akan sosok gadis itu, dan kejahilannya makin menjadi – jadi kepada Jan Di tapi Jan Di tetap bertahan sampe akhirnya Goo Jun Pyo jatuh cinta sama Jan Di. Goo Jun Pyo berjuang untuk mendapatkan cintanya walaupun ibunya tidak merestui tapi ia tetap bertahan dan banyak sekali rintangan yang mereka berdua harus hadapi dalam mempertahankan cintanya itu. Saya menonton film ini berulang kali karena menurut saya ini film yang romantic dan saya salut akan actor dan aktris yang bermain dalam film ini. Ada kata-kata dalam film ini yang saya ingat betul adalah ketika Goo Jun Pyo berkata pada teman-temannya “pria sejati adalah pria yang dapat bertanggung jawab dari awal sampai akhir” dan pada saat Goo Jun Pyo berkata pada ibunya yang tidak menyukai Jandi yaitu “ia adalah wanita pertama yang saya cintai dan saya akan mencintai ia selamanya”, di film ini menunjukkan seberapa hebatnya seorang pria dan wanita dalam mempertahankan sebuah hubungan walaupun banyak dan hebatnya rintangan itu tapi mereka tetap bertahan. Adegan yang paling saya suka dalam film ini adalah ketika Jan Di berusaha mengembalikan ingatannya Goo Jun Pyo dengan cara ia melempar kalung yang di berikan Goo Jun Pyo ke dalam kolam renang dan Jan Di menyebur masuk ke kolam renang untuk mengambil kalung itu lagi dari situ Goo Jun Pyo sedikit demi sedikit teringat akan Jan Di dan Goo Jun Pyo langsung menyelamatkan Jan Di.

Senin, 02 April 2012

Psikoterapi dengan menggunakan metode psikoanalisis

Psikoterapi merupakan pengobatan alam pikiran atau lebih tepatnya, pengobatan dan perawatan gangguan psikis melalui metode psikologis. Psikoterapi berasal dari dua kata, psyche dan therapy, psyche yang berarti jiwa dan therapy berarti mengobati atau menyembuhkan. Psikoanalisis adalah cabang ilmu psikologi yang dikembangkan oleh Sigmund Freud. Psikoanalisis memiliki 3 penerapan, yaitu : 1. Suatu metode penelitian dari pikiran 2. Suatu ilmu pengetahuan sistematis mengenai perilaku manusia 3. Suatu metode perlakuan terhadap penyakit psikologis atau emosional Menurut Freud kehidupan jiwa memiliki tiga tingkatan kesadaran, yaitu : 1. Sadar (conscious) 2. Prasadar (preconscious) 3. Tak sadar (unconscious) Pendekatan psikoanalisis terfokus pada mengubah masalah perilaku, perasaan dan pikiran dengan cara memahami akar masalah yang biasanya tersembunyi di alam bawah sadar. Tujuan dari metode psikoanalisis ini agar klien bisa menyadari apa yang belum ia sadari karena gangguan psikologis mencerminkan adanya masalah di bawah sadar yang belum terselesaikan maka dari itu terapis perlu menggali alam bawah sadar klien untuk mendapatkan solusinya. Intervensi khusus dari seorang terapis mencakup mengkonfrontasi dan mengklarifikasi mekanisme pertahanan, harapan, dan perasaan bersalah. Melalui analisis konflik, termasuk daya tahan psikis dan melibatkan tranferens kedalam reaksi yang menyimpang, perlakuan psikoanalisis dapat mengklarifikasi bagaimana pasien secara tidak sadar menjadi musuh paling jahat bagi dirinya sendiri: bagaimana reaksi tidak sadar yang bersifat simbolis dan telah distimulasi oleh pengalaman kemudian menyebabkan timbulnya gejala yang tidak dikehendaki. Terapi dihentikan atau dianggap selesai saat pasien mengerti akan kenyataan yang sesungguhnya, alasan mengapa mereka melakukan perilaku abnormal, dan menyadari bahwa perilaku tersebut tidak seharusnya mereka lakukan, lalu mereka sadar untuk menghentikan perilaku itu. sumber : http://www.psikoterapis.com/?en_metode-psikoterapi-yang-dipakai%2C16 http://id.wikipedia.org/wiki/Psikoanalisis

Selasa, 20 Maret 2012

Impian Dan Alasan Masuk Psikologi

IMPIAN Saya memiliki cita – cita untuk bisa menjadi pengusaha dan psikolog karena saya tertarik pada kedua hal tersebut dan itu menjadi passion saya. Hal yang sudah saya perjuangkan untuk menggapai impian saya adalah kalau untuk menjadi psikolog, saya memilih untuk kuliah dengan mengambil jurusan psikologi dan saya berusaha sebaik mungkin selama kuliah. Saya dari SMA memang suka membaca buku yang berbau psikologi. Dan usaha yang sudah saya lakukan untuk menggapai impian menjadi pengusaha adalah selama kuliah saya dan teman saya berjualan , entah itu jualan apa yang sekiranya kami mampu untuk menjalankannya , tapi sekarang saya dan teman saya sedan g menjalankan usaha dengan berjualan celana jegging zara dan bermacam – macam tas. Kami mempunyai project ke depannya untuk mengembangkan bisnis kami adalah dengan membuat baju – baju cewek yang sedang up to date kemudian kami menjualnya , tapi kendala dalam menjalankan project ini kami kesulitan dalam menemukan tempat konveksi yang worth it, maka dari itu project kami yang satu ini blom dapat terlaksana karena kami juga sibuk kuliah. Alasan Masuk Psikologi Saya masuk jurusan Psikologi karena saya tertarik pada bidang ini , saya suka memperhatikan perilaku – perilaku orang dan saya ingin mempelajari lebih dalam mengenai hal itu , saya juga tertarik pada fenomena – fenomena yang ada di dunia ini dengan menghubungkannya dengan teori – teori psikologi.

Tugas Psikoterapi

Nama : Yessica Hera Pratiwi Kelas : 3pa01 NPM : 11509975 Tugas Softskill Psikoterapi Psikoterapi adalah terapi untuk menyembuhkan suatu gangguan psikologis, gangguan tersebut dalam keadaan fisik maupun psikologis, dan dengan proses melakukan konseling dan menentukan terapi apa sesuai dengan gangguan yang dialami. Psikoterapi berasal dari 2 kata, yaitu : psyche dan therapy , psyche yang berati jiwa dan therapy berarti penyembuhan. Orang yang melakukan psikoterapi disebut terapis dilakukan oleh dokter atau psikolog. Proses interaksi yang menentukan penyembuhan pasien, psikoterapi cenderung pada pemecahan masalah dan berorientasi pada tujuan. Psikoterapi sangat berguna untuk: • Membantu penderita dalam memahami dirinya, mengetahui sumber-sumber psikopatologi dan kesulitan penyesuaiandiri, memberi perspektif masadepan yang lebihcerah • Membantupenderitamendiagnosisbentuk-bentukpsikopatologi • Membantu penderita menentukan langkah langkah praktis dan pelaksanaan pengobatannya Menurut Freud, paling tidak terdapat lima macam teknik penyembuhan penyakit mental, yaitu dengan mempelajari otobiografi,hipnotis, chatarsis, asosiasibebas, dan analisa mimpi. Teknik freud ini selanjutnya disempurnakan oleh Jung dengan teknik terapi Psikodinamik • Teknik Terapi Perilaku Teknik ini menggunakan prinsip belajar untuk memodifikasi perilaku individu , antara lain desensitisasi, sistematik, flooding, penguatan sistematis, pemodelan, pengulangan perilaku yang pantas dan regulasi diri perilaku • Teknik Terapi Kognitif Perilaku Teknik modifikasi perilaku individu dan mengubah keyakinan maladatif. Terapis membantu individu mengganti interpretasi yang irasional terhadap suatu peristiwa dengan interpretasi yanglebih realistic • Tenik Terapi Humanistik Teknik dengan pendekatan fenomenologi kepribadian yang membantu individu menyadari diri sesunguhnya dan memecahkan masalah merekadengan intervensi terapis yang minimal (client-centered-therapy). Gangguan psikologis diduga timbul jika proses pertumbuhan potensi dan aktualisasi diri terhalang oleh situasi atau orang lain • Teknik Terapi Eklektik atau Integratif Yaitu memilih teknik terapi yang paling tepat untuk klien tertentu. Terapis mengkhususkan diri dalam masalah spesifik, seperti alkoholisme, disfungsi seksual, dan depresi • Teknik Terapi Kelompok dan Keluarga Terapi kelompok adalah teknik yang memberikan kesempatan bagi individu untuk menggali sikap dan perilakunya dalam interaksi dengan orang lain yang memiliki masalahs erupa. Sedang terapi keluarga adalah bentuk terapi khusus yang membantu pasangan suami-istri, atau hubungan orang tua-anak, untuk mempelajari cara yang lebih efektif, untuk berhubungan satu sama lain dan untuk menangani berbagai masalahnya. Sumber :http://www.scribd.com/doc/54765094/pengertian-psikoterapi

Minggu, 18 Maret 2012

Psikoterapi

Nama : Yessica Hera Pratiwi Kelas : 3pa01 NPM : 11509975 Tugas Softskill Psikoterapi A. PENGERTIAN PSIKOTERAPI Psychotherapy adalah pengobatan alam pikiran, atau lebih tepatnya, pengobatandan perawatan gangguan psikis melalui metode psikologis. Istilah ini mencakup berbagai teknik yang bertujuan untuk membantu individu dalam mengatasi gangguan emosionalnya dengan caramemodifikasi perilaku, pikiran dan emosinya, sehingga individu tersebut mampumengembangkan dirinya dalam mengatasi masalah psikisnya.Menurut Carl Jung, psikoterapi telah melampaui asal-usul medisnya dan tidak lagi merupakansuatu metode perawatan orang sakit. Psikoterapi kini juga digunakan untuk orang sehat atau padamereka yang mempunyai hak atas kesehatan psikis yang penderitaannya menyiksa kita semua.Menurut pendapat Jung ini, bangunan psikoterapi selain digunakan untuk fungsi kuratif (penyembuhan), juga berfungsi preventif (pencegahan), dan konstruktif (pemeliharan dan pengembangan jiwa yang sehat). Psikoterapi sangat berguna untuk: 1. Membantu penderita dalam memahami dirinya, mengetahui sumber-sumber psikopatologi dan kesulitan penyesuaian diri, memberi perspektif masa depan yang lebihcerah 2. Membantu penderita mendiagnosis bentuk-bentuk psikopatologi 3. Membantu penderita menentukan langkah-langkah praktis dan pelaksanaan pengobatannya B. BENTUK-BENTUK DAN TEKNIK PSIKOTERAPI Muhammad Abd al-µAziz al-Khalidi membagi obat (syifa) ke dalam dua bagian: 1. Obat hissi yaitu obat yang dapat menyembukan penyakit fisik, seperti berobat dengan madu, air buah- buahan yang disebutkan dalam al-Quran. Sunnahnya digunakan untuk menyembuhkan kelainan jasmani. 2. Obat manawi adalah obat yang sunnahnya menyembuhkan penyakit ruh dan kalbumanusia, seperti doa-doa dan isi kandungan dalam al-Quran. Kepribadian merupakan produk fitra nafsani (jasmani-ruhani). Aspek ruhani menjadi esensikepribadian manusia, sedang aspek jasmani menjadi alat aktualisasi. Oleh karena itu makakelainan kepribadian disembuhkan dengan pengobatan manawi. Demikian juga kelainan jasmani sering kali disebabkan oleh kelainan ruhani maka cara pengobatannya pun harus dengan sunnah pengobatan manawi. \ Al-Razi, dokter sekaligus filosof muslim mengatakan bahwa, tugas seorang dokter disampingmengetahui kesehatan jasmani dituntut juga mengetahui kesehatan jiwa. Hal itu menurutnyadilakukan untuk menjaga keseimbangan jiwa dalam melakukan aktivitas-aktivitasnya, agar tidak terjadi keadaan yang minus atau berlebihan. Hal ini menunjukkan urgensinya suatu pengetahuantentang psikis. Pengetahuan psikis tidak sekedar berfungsi untuk memahami kepribadianmanusia, tetapi juga untuk pengobatan penyakit jasmaniah dan ruhaniah. Banyak diantarakelainan jasmani diakibatkan oleh kelainan jiwa manusia. Penyakit jiwa seperti stress, dengki, irihati, dan lainnya sering kali menjadi penyebab utama penyakit jasmani. Muhammad Mahmud, seorang psikolog muslim ternama, membagi psikoterapi Islam dalam duakategori; 1. Pertama, bersifat duniawi, berupa pendekatan dan teknik-teknik pengobatan psikissetelah memahami psikopatologi dalam kehidupan nyata. 2. Kedua, bersifat ukhrawi, berupa bimbingan mengenai nilai-nilai moral, spiritual dan agama. Sampai saat ini, sebagaimana dikemukakan Atkinson, terdapat enam teknik psikoterapi yangdigunakan oleh para psikiater atau psikolog, antara lain: 1. Teknik Terapi Psikoanalisa Bahwa di dalam tiap-tiap individu terdapat kekuatan yang saling berlawanan yang menyebabkan konflik internal tidak terhindarkan. Konflik ini mempunyai pengaruh kuat pada perkembangankepribadian individu, sehingga menimbulkan stres dalam kehidupan. Teknik ini menekankanfungsi pemecahan masalah dari ego yang berlawanan dengan impuls seksual dan agresif dari id.Model ini banyak dikembangkan dalam Psiko-analisis Freud. Menurutnya, paling tidak terdapatlima macam teknik penyembuhan penyakit mental, yaitu dengan mempelajari otobiografi,hipnotis, chatarsis, asosiasi bebas, dan analisa mimpi. Teknik freud ini selanjutnyadisempurnakan oleh Jung dengan teknik terapi Psikodinamik 2. Teknik Terapi PerilakuTeknik ini menggunakan prinsip belajar untuk memodifikasi perilaku individu, antara lain desensitisasi, sistematik, flooding, penguatan sistematis, pemodelan, pengulangan perilaku yang pantas dan regulasi diri perilaku 3. Teknik Terapi Kognitif PerilakuTeknik modifikasi perilaku individu dan mengubah keyakinan maladatif. Terapis membantuindividu mengganti interpretasi yang irasional terhadap suatu peristiwa dengan interpretasi yanglebih realistic 4. Tenik Terapi Humanistik Teknik dengan pendekatan fenomenologi kepribadian yang membantu individu menyadari dirisesunguhnya dan memecahkan masalah mereka dengan intervensi terapis yang minimal (client-centered-therapy). Gangguan psikologis diduga timbul jika proses pertumbuhan potensi danaktualisasi diri terhalang oleh situasi atau orang lain 5. Teknik Terapi Eklektik atau Integratif Yaitu memilih teknik terapi yang paling tepat untuk klien tertentu. Terapis mengkhususkan diridalam masalah spesifik, seperti alkoholisme, disfungsi seksual, dan depresi 6. Teknik Terapi Kelompok dan Keluarga Terapi kelompok adalah teknik yang memberikan kesempatan bagi individu untuk menggalisikap dan perilakunya dalam interaksi dengan orang lain yang memiliki masalah serupa. Sedangterapi keluarga adalah bentuk terapi khusus yang membantu pasangan suami-istri, atau hubunganarang tua-anak, untuk mempelajari cara yang lebih efektif, untuk berhubungan satu sama laindan untuk menangani berbagai masalahnya. Berbagai teknik terapi di atas, tidak satupun menyebutkan teknik terapi ukhrawi . Freud bahkan dalam The Future of an Ilusion mengaggap bahwa orang yang memeluk suatu agama berarti iatelah menderita delusi, ilusi dan obsessional neurosis yang berasal dari ketidakmampuanmanusia dalam menghadapi kekuatan alam di luar dirinya dan juga kekuatan insting dari dalamdirinya sendiri. Agama merupakan kumpulan neurosis yang disebabkan oleh kondisi serupadengan kondisi yang menimbulkan neurosis pada anak-anak. Teori freud ini kemudian dibantah oleh Carl Jung putra mahkotanya sendiri. Jung terpaksamengadakan penelitian pada mitologi, agama, alkemi dan astrologi. Penelitiannya ini dapatmembantu archetipe-archetipe yang sulit diperoleh dari sumber-sumber kontemporer.Selanjutnya Allport juga membantah teori Freud. Para psikolog kontemporer tidak menemukan patologi-patologi yang terjadi pada pemeluk agama yang salih. Pemeluk agama yang salih justrumampu mengintegrasikan jiwanya dan tidak pernah mengalami hambatan-hambatan hidupsecara serius. Dengan demikian, teori Freud yang hanya mengutamakan psikoterapi duniawi tidak dapat dipertahankan lagi dan dipandang perlu untuk penambahan psikoterapi lain yangdikaitkan dengan kehidupan agama, yakni psikoterapi ukhrawi yang berasaskan agama. (yaitu Rabb) Yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjuki aku, dan Rabbku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku, dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkanaku (QS. As-Syu¶ara : 78 ± 80) Psikoterapi dalam Islam dapat menyembuhkan semua aspek psikopatologi, baik yang bersifatduniawi maupun ukhrawi. Psikoterapi hati itu ada lima macam : 1. Membaca Al-Quran sambil mencoba memahami artinya; 2. Melakukan shalat malam; 3. Bergaul dengan orang yang baik atau salih; 4. Puasa 5. zikir malam hari yang lama Sumber : http://www.scribd.com/doc/54765094/pengertian-psikoterapi

Kamis, 29 Desember 2011

Kebudayaan Jawa Tengah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Keunikan Jawa Tengah terletak pada budaya serta tradisi luhur dan estetis yang tetap terjaga, disertai dengan keramahan, jiwa kewirausahaan yang tangguh dan keterbukaan terhadap inovasi. Sejarah menunjukkan kedekatan hubungan antara orang Jawa dengan alam, pegunungan, ngarai, dan pantai yang sangat mewarnai karakter budaya dan tradisi Jawa Tengah dan tercermin pada kriya, olah seni dan mahakarya budaya yang penuh makna. Kreatifitas yang muncul dari tangan-tangan orang Jawa, merupakan bentuk nyata dari cipta, rasa, dan karsa, yang terinspirasi dari makrokosmos yang merangkum mikrokosmos. Kekuatan inspirasi jagat raya, olah kreatifitas dan etos kerja keras orang Jawa menghasilkan antara lain Borobudur, Prambanan, Wayang, Gamelan, Topeng, Keris, dan Batik, yang menjadi warisan budaya dunia karena setiap artefak tersebut membawa serta kecantikan wujud dan kedalaman makna bagi kehidupan manusia secara universal. 1.2 Fenomena yang terjadi pada masyarakat Pada zaman sekarang masyarakat Jawa Tengah sebagian besar merantau ke kota-kota besar khususnya ibukota untuk mengadu nasib. Apakah masyarakat urban ini masih mengetahui dan mengikuti budaya asal mereka apa mereka sudah mulai meninggalkannya ? 1.3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jauh lebih dalam tentang kebudayaan Jawa Tengah mulai dari tarian, alat musik , dan upacara adat. 1.4 Metode Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pada penelitian ini kami ingin mengetahui lebih dalam tentang budaya Jawa Tengah. Sejarah budaya tersebut mulai ada, oleh karena itu kami melakukan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang kami gunakan adalah dengan teknik observasi dan wawancara. 2. Subjek Penelitian Pada penelitian ini kami memilih subjek dengan menggunakan teknik secara sample. Subjek yang kami ambil adalah pria yang berusia 47 dan 57 tahun. 3. Tahap – Tahap penelitian yang kami lakukan antara lain : 1. Menentukan fenomena atau masalah yang akan diambil 1. Mencari teori yang berhubungan dengan permasalahan 2. Menentukan teknik pengumpulan subjek 3. Menentukan lokasi pengambilan data 4. Membuat pedoman observasi dan wawancara 5. Melakukan pengambilan data 6. Analisis 4. Teknik Kumpul Data Pada penelitian ini kami menggunakan teknik pengumpulan data khas penelitian kualitatif yaitu observasi dan wawancara. Adapun teknik observasi yang kami pilih adalah observasi non partisipan dimana dalam observasi ini kami hanya mengamati perilaku secara alamiah, tidak turun langsung ke dalam penelitian dan kehidupan subjek. Teknik wawancara yang kami gunakan adalah wawancara terstruktur dan terbuka, kami membuat pedoman wawancara singkat secara garis besar dan mewancarai subjek yang melakukan dengan menggunakan bahasa informal untuk dapat menggali lebih jauh. 5. Alat Bantu Kumpul Data Dalam melakukan pengumpulan data kami menggunakan berbagai macam alat seperti alat tulis, dan alat perekam suara. BAB II PEMBAHASAN 2.1 Tinjauan Pustaka Seni Budaya 1. Gamelan Jawa Gamelan Jawa merupakan Budaya Hindu yang digubah oleh Sunan Bonang, guna mendorong kecintaan pada kehidupan Transedental (Alam Malakut)"Tombo Ati" adalah salah satu karya Sunan Bonang. Sampai saat ini tembang tersebut masih dinyanyikan dengan nilai ajaran Islam, juga pada pentas-pentas seperti: Pewayangan, hajat Pernikahan dan acara ritual budaya Keraton. 2. Keris Jawa Keris dikalangan masyarakat di jawa dilambangkan sebagai symbol “ Kejantanan “ dan terkadang apabila karena suatu sebab pengantin prianya berhalangan hadir dalam upacara temu pengantin, maka ia diwakili sebilah keris. Keris merupakan lambang pusaka. Di kalender masyarakat jawa mengirabkan pusaka unggulan keraton merupakan kepercayaan terbesar pada hari satu sura. Keris pusaka atau tombak pusaka merupakan unggulan itu keampuhannya bukan saja karena dibuat dari unsure besi baja, besi, nikel, bahkan dicampur dengan unsure batu meteorid yang jatuh dari angkasa sehingga kokoh kuat, tetapi cara pembuatannya disertai dengan iringan doa kepada sang maha pencipta alam ( Allah SWT ) dengan duatu apaya spiritual oleh sang empu. Sehingga kekuatan spiritual sang maha pencipta alam itu pun dipercayai orang sebagai kekuatan magis atau mengandung tuah sehingga dapat mempengaruhi pihak lawan menjadi ketakutan kepada pemakai senjata pusaka itu. 3. KesenianTarian Jawa Tarian merupakan bagian yang menyertai perkembangan pusat baru ini.Ternyata pada masa kerajaan dulu tari mencapai tingkat estetis yang tinggi. Jika dalam lingkungan rakyat tarian bersifat spontan dan sederhana, maka dalam lingkungan istana tarian mempunyai standar, rumit, halus, dan simbolis. Jika ditinjau dari aspek gerak, maka pengaruh tari India yang terdapat pada tari-tarian istana Jawa terletak pada posisi tangan, dan di Bali ditambah dengan gerak mata. Tarian yang terkenal ciptaan para raja, khususnya di Jawa, adalah bentuk teater tari seperti wayang wong dan bedhaya ketawang. Dua tarian ini merupakan pusaka raja Jawa. Bedhaya Ketawang adalah tarian yang dicipta oleh raja Mataram ketiga, Sultan Agung (1613-1646) dengan berlatarbelakang mitos percintaan antara raja Mataram pertama (Panembahan Senopati) dengan Kangjeng Ratu Kidul (penguasa laut selatan/Samudra Indonesia) (Soedarsono, 1990). Tarian ini ditampilkan oleh sembilan penari wanita. 4. Kesenian Wayang 1) Wayang Kulit Kesenian wayang dalam bentuknya yang asli timbul sebelum kebudayaan Hindu masuk di Indonesia dan mulai berkembang pada jaman Hindu Jawa. Pertunjukan Kesenian wayang adalah merupakan sisa-sisa upacara keagamaan orang Jawa yaitu sisa-sisa dari kepercayaan animism dan dynamisme. Menurut Kitab Centini, tentang asal-usul wayang Purwa disebutkan bahwa kesenian wayang, mula-mula sekali diciptakan oleh Raja Jayabaya dari Kerajaan Mamenang/Kediri. Sektar abad ke 10 Raja Jayabaya berusaha menciptakan gambaran dari roh leluhurnya dan digoreskan di atas daun lontar. Bentuk gambaran wayang tersebut ditiru dari gambaran relief cerita Ramayana pada Candi Penataran di Blitar. Ceritera Ramayana sangat menarik perhatiannya karena Jayabaya termasuk penyembah Dewa Wisnu yang setia, bahkan oleh masyarakat dianggap sebagai penjelmaan atau titisan Batara Wisnu. Figur tokoh yang digambarkan untuk pertama kali adalah Batara Guru atau Sang Hyang Jagadnata yaitu perwujudan dari Dewa Wisnu. 2) Wayang Kulit Gagrag Banyumasan Wayang Kulit Gagrag Banyumasan adalah jenis pertunjukan wayang kulit yang bernafas Banyumas. Lakon-lakon yang disajikan dalam pementasan tidak berbeda wayang kulit purwo, yaitu bersumber dari kitab Mahabarata dan Ramayana. Spesifikasi wayang kulit gagrag Banyumasan adalah terletak pada tehnik pembawaannya yang sangat dipengaruhi oleh latar belakang budaya masyarakat setempat yang memilik pola kehidupan tradisional agraris. 3) Wayang Bocah Berbagai macam pertunjukan kesenian yang anda lihat di Solo belum lengkap rasanya sebelum melihat bertunjukan wayang bocah biasanya pernain wayang adalah orang dewasa namun seperti namanya, wayang ini dimainkan anak anak atau dalam bahasa jawa disebut bocah. Meskipun demikian kepiawaian mereka bermain tak kalah dengan wayang orang yang dimainkan orang dewasa. Bahkan selain melihat pertunjukannya. , juga dapat melihat latihannya dengan mengunjungi sanggar tari Wayang Bocah Suryo Sumirat di Mangkunegaran atau Meta Budaya di Kampung Baluwarti. 4) Wayang Orang Sriwedari Wayang Orang berkembang sejak abad XVIII. Diilhami dari drama yang telah berkembang di Eropa, KGPAA Mangkunegoro I di Surakarta menciptakan Wayang Orang, bnamuiuntidak berkembang lama. pada saat Paku Buwono X membangun Sriwedari sebagai taman hiburan untuk umum dan diresmikan pada tahun 1899, diadakan pertunjukan Wayang Orang yang kemudian hidup sampai sekarang. Wayang Orang Sriwedari telah berjasa besar ikut serta melestarikan kebudayaan bangsa,yaitu seni wayang orang, seni tari, seni busana, seni suara serta seni karawitan. 5) Wayang Golek Menak Dijaman penyiaran agama Islam masuk ke wilayah Pulau Jawa khususnya diwilayah Pantura Pulau Jawa mengalami hambatan terutama diwilayah Kota Pemalang sebagian masyarakat banyak yang menganut agama Hindu. Karena daerah Pemalang merupakan tanah perdikan dari Kerajaan Majapahit. Untuk dapat mempengaruhi ajaran ajaran Islam para sunan wali dan ulama syiar dengan menggunakan wayang sebagai medianya. Di Kabupaten Pemalang ada beberapa jenis wayang yang tumbuh dan subur diantaranya : wayang kulit, wayang kemprah, wayang tutur, wayang golek cepak, wayang golek badong, wayang golek menak. Diantara wayang yang kami sebutkan di atas wayang kulit dan wayang golek menak yang mendapat hati di masyarakat. Untuk itu, kami mengangkat wayang golek menak sebagai kesenian unggulan. Bentuk wayang tak ubahnya dengan wayang golek di daerah kami, terbuat dari kayu, dengan wajah tiga dimensi yang menggambarkan tokoh tokoh pada masa dahulu yang bersumber dari tokoh legenda dan tokoh islam. Cerita mengambil dari dua sumber, bisa menceritakan ajaran ajaran Islam dan cerita cerita daerah setempat , tinggal menurut apa keinginan masyarakat atau kehendak yang punya hajat ataupun panitia. Ke Khasan Wayang Golek MenakCerita daerah setempat dengan cerita yang tidak dimiliki daerah lain.Gending. Gending iringan adaiah gending cengkok khusus daerah setempat Pernalangan Yang tidak di ajarkan di pawiyatan seperti iringan wayang kulit misainya.Sastra dan Sabet. Sastra kadang muncul dengan khas wayang golek menak serta sabet atau gerak Wayang golek. . 5. Produk Khas 1) Batik (Batik of Central Java) Salah satu jenis produk sandang yang berkembang pesat di Jawa tengah sejak beberapa dekade, bahkan beberapa abad yang lalu, adalah kerajinan batik. Sebagian besar masyarakat Indonesia telah mengenal batik baik dalam coraknya yang tradisional maupun yang modern. Pada umumnya batik digunakan untuk kain jarik, kemeja, sprey, taplak meja, dan busana wanita. Mengingat bahwa jenis produk ini amat dipengaruhi oleh selera konsumen dan perubahan waktu maupun model, maka perkembangan industri batik di Jawa Tengah juga mengalami perkembangan yang cepat baik menyangkut rancangan, penampilan, corak dan kegunaannya, disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan pasar baik dalam maupun luar negeri. Tradisonal secara historis berasal dari zaman nenek moyang dikenal sejak abad XVII yang ditulis dan dilukis pada daun lontar. Saat itu motif batik masih didominasi dengan bentuk binatang dan tanaman. Namun dalam sejarah perkembangannya batik di Jawa Tengah mengalami perkembangan, yaitu dari corak-corak lukisan binatang dan tanaman lambat laun beralih pada motif abstrak yang menyerupai awan, relief candi, wayang beber dan sebagainya. Selanjutnya melalui penggabungan corak lukisan dengan seni dekorasi pakaian, muncul seni batik tulis seperti yang kita kenal sekarang ini. Corak batik tradisional tergolong amat banyak, namun corak dan variasinya sesuai dengan filosofi dan budaya masing-masing daerah yang amat beragam. Khasanah budaya Bangsa Indonesia yang demikian kaya telah mendorong lahirnya berbagai corak dan jenis batik tradisioanal dengan ciri kekhususannya sendiri. Sentra produksi batik di Jawa Tengah banyak dijumpai di Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kota Surakarta, dan Kabupaten Sragen. Dari sisi permintaan dan keunikan produk, peluang usaha di bidang industri batik masih terbuka luas dan sangat menguntungkan. Pemasaran batik selain untuk konsumsi lokal juga telah menembus pasar Eropa dan Amerika. 2) Mebel Ukir Salah satu produk kayu olahan yang pertumbuhannya amat pesat dalam beberapa dekade terakhir ini adalah produk mebel dan furniture. Berawal dari pekerjaan rumah tangga, produk mebel kini telah menjadi industri yang cukup besar dengan tingkat penyerapan tenaga kerja terdidik yang tidak sedikit. Produk jenis ini secara prinsip dibagi dalam dua kategori yaitu mebel untuk taman (garden) dan interior dalam rumah (indoor). Mebel dari Jawa Tengah ( furniture from Central Java )sudah terkenal sejak lama baik karena kualitas, seni maupun harganya yang kompetitif. Banyak konsumen baik dalam maupun luar negeri yang memesan furniture antik, yang walaupun dibuat baru, namun diproses seolah-olah merupakan produk kuno (antik). Ada pula produk furniture yang dibuat dari bonggol (tonggak) pohon yang dengan sentuhan-sentuhan seni berubah menjadi produk furniture yang sangat menarik dan memiliki nilai jual tinggi. Sedangkan corak dan gaya fungsional dan modern juga berkembang pesat bersamaan meningkatnya permintaan untuk kebutuhan perkantoran dan hotel yang pembangunannya tumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir ini, baik di dalam maupun luar negeri. Produk furniture, khususnya ukiran dikembangkan oleh para pengrajin Jawa Tengah berdasarkan keterampilan mengukir yang diwariskan oleh para leluhurnya. Disamping itu, di Kota Semarang terdapat sekolah kejuruan yang mengkhususkan diri di bidang design dan teknik perkayuan (PIKA) yang menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian tinggi. Para luklusan PIKA tersebut telah ikut menjadi tulang punggung industri permebelan di Jawa Tengah hingga mampu menghasilkan produk berkualitas dan memiliki daya saing tinggi yang tidak kalah dengan produk luar negeri. Produksi mebel Jawa Tengah berkembang dan tumbuh pesat seiring dengan permintaan yang meningkat dari dalam maupun luar negeri, baik desain, konstruksi, corak maupun pewarnaannya. Sebagian bahannya terbuat dari kayu, dan saat ini makin bervariasi karena bahan bakunya tidak lagi semata-mata kayu jati tetapi juga mulai banyak menggunakan kayu mahoni dan jenis lainnya, serta bahan logam. Sentra-sentra produksi mebel di Jawa Tengah tersebar di Kota Semarang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Kudus, Kabupaten Rembang, Kabupaten Blora, Batang, Sragen. Investasi di produk ini masih terbuka dengan persaingan yang cukup ketat. 3) Rokok Rokok sigaret kretek merupakan salah satu produk Jawa Tengah yang cukup dikenal luas. terdapat berbagai tipe dan merk rokok sigaret kretek yang dihasilkan, baik oleh pengusaha yang dikategorikan sebagai K-1000 (memproduksi rokok di bawah 1000 batang per hari) hingga yang merupakan pabrikan modern dan besar seperti Jarum, Jambu Bol, Sukun, Tapel Kuda, dan lain-lain. Rokok sigaret kretek merupakan slaah satu jenis produk rokok yang dihasilkan melalui proses pencampuran antara rajangan tembakau, cengkeh, dan diolah dengan campuran aroma tertentu yang menimbulkan rasa dan kenikmatan khas. beberapa jenis rokok K-1000 menambahkan bahan baku lain seperti kemenyan dan dibungkus dengan daun tertentu. Bahan baku utama yaitu tembakau umumnya berasal dari Jawa Tengah sendiri yakni dari Kabupaten Wonosobo, Temanggung, Kendal, Boyolali, dan Batang. Sentra produksi rokok tersebar di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Surakarta, Kabupaten Surakarta, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Karanganyar. Sedangkan pasarnya tidak hanya dalam negeri tetapi juga luar negeri, khususnya ASEAN. 6. Tradisi Upacara Adat 1. Upacara adat Tingkepan atau Mintoni sendiri merupakan sebuah upacara adat yang dilaksanakan untuk memperingati kehamilan pertama ketika kandungan sang ibu hamil tersebut memasuki bulan ke tiga, lima dan puncaknya ke tujuh bulan. Adapun maksud dan tujuan dari digelarnya upacara adat ini adalah untuk mensucikan calon ibu berserta bayi yang di kandungnya, agar selalu sehat segar bugar dalam menanti kelahirannya yang akan datang. Kronologi singkat dari upacara tingkepan ini sendiri adalah menggelar selametan pada bulan ketiga, lima dan kemudian puncaknya adalah pada bulan ke tujuh sang ibu hamil pun menggelar sebuah prosesi upacara berupa memandikan atau mensucikan calon ibu berserta bayi yang di kandung, agar kelak segar bugar dan selamat dalam menghadapi kelahirannya. a. Pertama-tama sang calon ayah dan calon ibu yang akan melakukan upacara Tingkepan duduk untuk menemui tamu undangan yang hadir untuk menyaksikan upacara Tingkepan ini di ruang tamu atau ruang lain yang cukup luas untuk menampung para undangan yang hadir. Setelah semua undangan hadir maka barulah kemudian sang calon ibu dan ayah inipun di bawa keluar untuk melakukan ritual pembuka dari acara tingkepan itu sendiri yakni sungkeman. Sungkeman adalah sebuah prosesi meminta maaf dan meminta restu dengan cara mencium tangan sambil berlutut. Kedua calon ayah dan calon ibu dengan diapit oleh kerabat dekat diantarkan sungkem kepada eyang, bapak dan ibu dari pihak pria, kepada bapak dan ibu dari pihak puteri untuk memohon doa restu. Baru kemudian bersalaman dengan para tamu lainnya. b. Setelah acara sungkeman selesai barulah kemudian digelar upacara inti yakni memandikan si calon ibu setelah sebelumnya peralatan upacara tersebut telah dipersiapkan. Alat-alat dan bahan dalam upacara memandikan ini sendiri adalah antara lain bak mandi yang dihias dengan janur sedemikian rupa hingga kelihatan semarak, alas duduk yang terdiri dari klosobongko, daun lima macam antara lain, daun kluwih, daun alang-alang, daun opo-opo, daun dadapserat dan daun nanas. Jajan pasar yang terdiri dari pisang raja, makanan kecil, polo wijo dan polo kependem, tumpeng rombyong yang terdiri dari nasi putih dengan lauk pauknya dan sayuran mentah. Baki berisi busana untuk ganti, antara lain kain sidoluhur; bahan kurasi; kain lurik yuyu sukandang dan morikputih satu potong; bunga telon yang terdiri dari mawar, melati dan kenanga; cengkir gading dan parang serta beberapa kain dan handuk. c. Setelah semua bahan lengkap tersedia maka barulah kemudian si calon ibu pun di mandikan. Pertama-tama yang mendapat giliran memandikan biasanya adalah nenek dari pihak pria, nenek dari pihak wanita, dan kemudian barulah secara bergiliran ibu dari pihak pria, ibu dari pihak wanita, para penisepuh yang seluruhnya berjumlah tujuh orang dan kesemuanya dilakukan oleh ibu-ibu. Disamping memandikan, para nenek dan ibu-ibu ini pun diharuskan untuk memberikan doa dan restunya agar kelak calon bayi yang akan dilahirkan dimudahkan keluarnya, memiliki organ tubuh yang sempurna (tidak cacat), dan sebagainya. d. Sementara itu, ketika calon ibu dimandikan maka yang dilakukan oleh calon ayah berbeda lagi yakni mempersiapkan diri untuk memecah cengkir (kelapa muda) dengan parang yang telah diberi berbagai hiasan dari janur kelapa. Proses memecah cengkir ini sendiri hanya sekali ayun dan harus langsung terbelah menjadi dua bagian. Maksud dari hanya sekali ayun dan harus langsung terbelah ini sendiri adalah agar kelak ketika istrinya melahirkan sang anak tidak mengalami terlalu banyak kesulitan. Setelah semua upacara itu terlewati, langkah selanjutnya adalah sang calon ayah dan calon ibu yang telah melakukan upacara tersebut pun diiring untuk kembali masuk kamar dan mengganti pakaian untuk kemudian bersiap melakukan upacara selanjutnya yakni memotong janur. Prosesi memotong janur ini sendiri adalah pertama-tama janur yang telah diambil lidinya itu dilingkarkan ke pinggang si calon ibu untuk kemudian dipotong oleh si calon ayah dengan menggunakan keris yang telah dimantrai. Proses memotong ini sama seperti halnya ketika memecah cengkir, sang calon ayah harus memotong putus pada kesempatan pertama. e. Setelah selesainya upacara memotong janur ini pun kemudian dilanjutkan dengan upacara berikutnya yakni upacara brojolon atau pelepasan. Upacara brojolan ini sendiri adalah sebuah upacara yang dilakukan oleh calon ibu sebagai semacam simulasi kelahiran. Dalamupacara ini pada kain yang dipakai oleh calon ibu dimasukkan cengkir gading yang bergambar tokoh pewayangan yakni Batara Kamajaya dan Batari Kamaratih. Tugas memasukkan cengkir dilakukan oleh ibu dari pihak wanita dan ibu dari pihak pria bertugas untuk menangkap cengkir tersebut di bawah (antara kaki calon ibu). Ketika cengkir itu berhasil ditangkap maka sang ibu itu pun harus berucap yang jika dibahasa Indonesiakan berbunyi, “Pria ataupun wanita tak masalah. Kalau pria, hendaknya tampan seperti Batara Kamajaya dan kalau putri haruslah cantik layaknya Batari Kamaratih.” Kemudian seperti halnya bayi sungguhan, cengkir yang tadi ditangkap oleh ibu dari pihak pria ini pun di bawa ke kamar untuk ditidurkan di kasur. f. Langkah berikutnya yang harus dilakukan oleh calon ibu ini pun harus memakai tujuh perangkat pakaian yang sebelumnya telah disiapkan. Kain-kain tersebut adalah kain khusus dengan motif tertentu yaitu kain wahyutumurun, kain sidomulyo, kain sidoasih, kain sidoluhur, kain satriowibowo, kain sidodrajat, kain tumbarpecah dan kemben liwatan. Pertama, calon ibu mengenakan kain wahyutumurun, yang maksudnya agar mendapatkan wahyu atau rido yang diturunkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa. Kedua, calon ibu mengenakan kain sidomulyo, yang maksudnya agar kelak hidupnya mendapatkan kemuliaan. Ketiga, calon ibu mengenakan kain sidoasih, maksudnya agar kelak mendapatkan kasih sayang orang tua, maupun sanak saudara. Keempat, calon ibu mengenakan busana kain sidoluhur, maksud yang terkandung di dalamnya agar kelak dapat menjadi orang yang berbudi luhur. Kelima, calon ibu mengenakan kain satriowibowo, maksudnya agar kelak dapat menjadi satria yang berwibawa. Keenam, calon ibu mengenakan busana kain sidodrajat, terkandung maksud agar kelak bayi yang akan lahir memperoleh pangkat dan derajat yang baik. Ketujuh, calon ibu mengenakan busana kain tumbarpecah dan kemben liwatan yang dimaksudkan agar besok kalau melahirkan depat cepat dan mudah seperti pecahnya ketumbar, sedangkan kemben liwatan diartikan agar kelak dapat menahan rasa sakit pada waktu melahirkan dan segala kerisauan dapat dilalui dengan selamat. Sambil mengenakan kain-kain itu, ibu-ibu yang bertugas merakit busana bercekap-cakap dengan tamu-tamu lainnya tentang pantas dan tidaknya kain yang dikenakan oleh calon ibu. Kain-kain yang telah dipakai itu tentu saja berserakan dilantai dan karena proses pergantiannya hanya dipelorotkan saja maka kain-kain tersebutpun bertumpuk dengan posisi melingkar layaknya sarang ayam ketika bertelur. Dengan tanpa dirapikan terlebih dahulu kain-kain tersebut kemudian dibawa ke kamar. g. Prosesi selanjutnya sekaligus sebagai penutup dari rangkaian prosesi upacara tersebut adalah calon ayah dengan menggunakan busana kain sidomukti, beskap, sabuk bangun tulap dan belankon warna bangun tulip, dan calon ibu dengan mengenakan kain sidomukti kebaya hijau dan kemben banguntulap keluar menuju ruang tengahdimana para tamu berkumpul. Di sini sebagai acara penutup sebelum makan bersama para tamu, terlebih dahulu dilakukan pembacaan doa dengan dipimpin oleh sesepuh untuk kemudian ayah dari pihak pria pun memotong tumpeng untuk diberikan kepada calon bapak dan calon ibu untuk dimakan bersama-sama. Tujuan dari makan timpeng bersama ini sendiri adalah agar kelak anak yang akan lahir dapat rukun pula seperti orang tuanya. Pada waktu makan ditambah lauk burung kepodang dan ikan lele yang sudah digoreng. Maksudnya agar kelak anak yang akan lahir berkulit kuning dan tampan seperti burung kepodang. Sedangkan ikan lele demaksudkan agar kelak kalau lahir putri kepala bagian belakang rata, supaya kalau dipasang sanggul dapat menempel dengan baik. Usai makan bersama, acara dilanjutkan upacara penjualan rujak untuk para tamu sekaligus merupakan akhir dari seluruh acara tingkepan atau mitoni. Sambil bepamitan, para tamu pulang degan dibekali oleh-oleh, berupa nasi kuning yang ditempatkan di dalam takir pontang dan dialasi dengan layah. Layah adalah piring yang terbuat dari tanah liat. Sedangkan, takir pontang terbuat dari daun pisang dan janur kuning yang ditutup kertas dan diselipi jarum berwarna kuning keemasan. 2. Upacara Pernikahan Adat Jawa Tengah Sebelum melaksanakan upacara adat perkawinan, yang pertama kali harus dilakukan adalah memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa agar acara dapat berlangsung dengan baik dari awal sampai akhir. Masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya akrab dengan budaya leluhur, bila akan melaksanakan sebuah hajatan, biasanya tak akan lupa menyediakan sesajen di berbagai tempat tertentu, khususnya di sekitar rumah. Prosesi Upacara Pernikahan Adat Jawa Tengah adalah sebagai berikut: a. Bersih Lahir Batin Sebelum kedua mempelai terikat perkawinan, Sebelum pesta perkawinan tradisonal ini dilangsungkan, keduanya harus dibersihkan terlebih dahulu baik lahir maupun batin. Tujuannya agar kedua calon mempelai benar-benar bersih dari segala hal dan siap menyongsong status sebagai suami istri dalam keadaan bersih. b. Midodareni Midodareni adalah acara perkenalan dan silaturahmi antar keluarga. Dari pihak pria dilakukan oleh sesepuh dan keluarga dekat pengantin pria. Selain itu wakil orang tua pengantin pria juga dibekali dengan bingkisan balasan sebagai tanda kasih sayang dari keluarga pengantin wanita.Prosesi midodareni ini adalah awal dari rangkaian pesta pernikahan tradisonal yang biasa dilakukan di Jawa. c. Upacara Injak Telur Selanjutnya, Upacara dan Pesta Pernikahan Tradisional ini dilanjutkan dengan Upacara Injak Telur. Acara ini mengandung harapan bagi pengantin wanita untuk segera mempunyai keturunan, karena injak telur ini identik dengan pecah wiji dadi. Telur ini juga mempunyai makna sebagai keturunan yang akan lahir sebagai cinta kasih berdua. Kemudian dilanjutkan mencuci kaki pengantin pria yang dilakukan oleh pengantin wanita yang melambangkan kesetiaan istri pada suaminya. d. Sikepan Sindur Setelah acara injak telur selesai dilanjutkan dengan sikepan sindur yang dilakukan oleh ibu pengantin wanita. Sindur ini akan dibentangan pada kedua bahu mempelai. Adapun makna upacara ini mengandung harapan bahwa dengan sinfur tersebut kelak keduanya akan semakin erat karena dipersatukan dengan ibunda. Sedangkan tugas ayah sebagai kepala rumah tangga berjalan di muka sebagai pemandu anak mengikuti langkah terbaik dalam hidup yang akan dijalani. Sang ayah bertugas sebagai penunjuk jalan kehidupan di masa depan dan hal ini perlu dijadikan contoh bagi pasangan baru. e. Acara Pangkuan Acara pangkuan disebut juga dengan istilah timbang bobot. Pada acara ini pengantin pria duduk di paha sebelah kanan dan pengantin wanita duduk di paha sebelah kiri sang ayah pengantin wanita, yang kemudian ditanya oleh sang ibu mana yang lebih berat dan dijawab sama berat. Pada saat ini sang ayah seakan-akan sedang menimbang keduanya yaitu antara anak kandung dan menantu. Maknanya adalah bila kedua mempelai sudah mempunyai keturunan akan memiliki kasih sayang kepada putra-putrinya sebagaimana layaknya sang ayah memiliki kasih sayang yang sama antara anak kandung dan anak menantu. f. Kacar-Kucur Tahap upacara panggih adalah kacar-kucur. Acara ini melambangkan kesejahteraan dan tugas mencari nafkah dalam kehidupan berumah tangga yang dilakukan dalam bentuk biji-bijian, beras kuning, uang recehan yang semuanya diberikan kepada ibu. Begitu berat tugas suami dalam mencari nafkah, begitu juga istri dalam mengelolanya. Meski begitu mereka tetap ingat kepada orang tua mengingat perannya yang sangat besar dalam kehidupan seseorang. g. Dahar Klimah | Dulang-dulangan Acara selanjutnya adalah dahar klimah atau dulang-dulangan. Acara ini cukup menarik dan seru karena kedua mempelai saling menyuapi yang dilakukan sebanyak tiga kali dan dilanjutkan dengan minum air putih. Proses ini sebenarnya mengandung harapan agar kedua mempelai senantiasa rukun, saling tolong menolong serta sepenanggungan dalam menempuh hidup baru. Selain itu juga mengandung makna sebagai ungkapan saling mencintai dan saling memperhatikan pada pasangan. h. Titik Pitik Setelah dahar klimah, upacara titik pitik pun dilaksanakan. Yaitu saat besan datang untuk menyaksikan upacara sakral tersebut. Dengan hadirnya besan berarti keluarga semakin berambah besar dan menjadi satu kesatuan yang kuat sebagai keluarga. i. Ngabekten | Sungkeman Ngabekten biasa disebut dengan istilah sungkeman atau menyembah. Sungkeman pertama ditujukan kepada orang tua yang diteruskan kepada para sesepuh lainnya seperti nenek, kakek dan sebagainya. Sungkeman ini dilakukan dengan penuh takzim dan membuat suasana haru, karena pasangan muda ini sangat awam dalam menghadapi persoalan kehidupan rumah tangga. Padahal sejak itu mereka harus melangkah sendiri dan akan menjadi orang tua bagi anak-anaknya kelak. Oleh sebab itulah bekal berupa doa restu merupakan hal yang sangat penting dan ditunggu-tunggu oleh pasangan pengantin. Prosesi prosesi tersebut diatas biasanya ada yang dilakukan secara utuh artinya semua kegiatan upacara pernikahan adat tersebut dilaksanakan semua, ada pula yang melaksanakan hanya beberapa bagian dari prosesi tersebut diatas. Semua prosesi tadi biasanya dilakukan sebelum pesta perkawinan atau bersamaan dengan pesta pernikahan yang biasanya menggunakan pesta pernikahan tradisional juga. 3. Tedhak Siten (Ritual Turun Tanah) Tedhak artinya turun atau menapakkan kaki, Siten dari kata siti artinya tanah atau bumi. Jadi tedhak siten berarti menapakkan kaki kebumi.Ritual tedhak siten menggambarkan persiapan seorang anak untuk menjalani kehidupan yang benar dan sukses dimasa mendatang, dengan berkah Gusti, Tuhan dan bimbingan orang tua dan para guru dari sejak masa kanak-kanak. Upacara tedhak siten juga punya makna kedekatan anak manusia kepada IbuPertiwi, tanah airnya. Dengan menjalani kehidupan yang baik dan benar dibumi ini dan sekaligus tetap merawat dan menyayangi bumi, maka kehidupan didunia terasa nyaman dan menyenangkan. Ini untuk mengingatkan bahwa bumi atau tanah telah memberikan banyak hal untuk menunjang kehidupan manusia. Tanpa ada bumi, sulit dibayangkan bagaimana eksistensi kehidupan manusia , sang suksma yang berbadan halus dan kasar. Manusia wajib bersyukur kepada Gusti, Tuhan , diberikan kehidupan yang memadai dibumi yang alamnya sangat kondusif, memungkinkan mahluk manusia dan mahluk- mahluk yang lain bermukim disini. Inilah kesempatan untuk berbuat yang sebaik- baiknya, berkarya nyata, tidak hanya untuk diri sendiri dan keluarganya, tetapi untuk peradaban seluruh umat manusia, yang semuanya adalah titah Gusti dan asal muasalnya dari tempat yang sama. Hendaknya diingat bahwa tanah adalah salah satu elemen badan manusia dan yang tak terpisahkan dengan elemen-elemen yang lain, yaitu air, udara dan api, yang mendukung kiprah kehidupan suksma didunia ini, atas kehendak Gusti. Kapan diadakan upacara tedhak siten? Pada waktu seorang anak kecil berumur tujuh selapan atau 245 hari. .Selapan merupakan kombinasi hari tujuh menurut kalender internasional dan hari lima sesuai kalender Jawa.Oleh karena itu selapanan terjadi setiap 35 hari sekali. Bisa jatuh hari Senin Legi, Selasa Paing dst. Biasanya pelaksanaan upacara tedhak siten diadakan pagi hari dihalaman depan rumah.Selain kedua orang tua bocah, kakek nenek dan para pinisepuh merupakan tamu terhormat, disamping tentunya diundang juga para saudara dekat. Seperti pada setiap upacara tradisional, mesti dilengkapi dengan sesaji yang sesuai.Bermacam sesaji yang ditata rapi, seperti beberapa macam bunga, herbal dan hasil bumi yang dirangkai cantik, menambah sakral dan marak suasana ritual. Sesaji itu bukan takhayul, tetapi intinya bila diurai merupakan sebuah doa permohonan kepada Gusti, Tuhan, supaya upacara berjalan dengan selamat dan lancar. Juga tujuan dari ritual tercapai, mendapatkan berkah Gusti. Jalannya upacara Pertama : Anak dituntun untuk berjalan maju dan menginjak bubur tujuh warna yang terbuat dari beras ketan. Warna-warna itu adalah : merah, putih, oranye, kuning, hijau, biru dan ungu. Ini perlambang , anak mampu melewati berbagai rintangan dalam hidupnya. Strata kesadarannya juga selalu meningkat lebih tinggi. Dimulai dari kehidupan duniawi, untuk menunjang dan mengembangkan diri, terpenuhi kebutuhan raganya, kehidupan materinya cukup, raganya sehat, banyak keinginannya terpenuhi. Seiring pertumbuhan lahir, keperluan batin meningkat ke kesadaran spiritual . Kedua : Anak dituntun menaiki tangga yang terbuat dari batang tebu Arjuna, lalu turun lagi. Tebu merupakan akronim dari antebing kalbu, mantapnya kalbu, dengan tekad hati yang mantap. Tebu Arjuna melambangkan supaya si anak bersikap seperti Arjuna, seorang yang berwatak satria dan bertanggung jawab. Selalu berbuat baik dan benar, membantu sesama dan kaum lemah, membela kebenaran, berbakti demi bangsa dan negara. Ketiga : Turun dari tangga tebu, si anak dituntun untuk berjalan dionggokan pasir. Disitu dia mengkais pasir dengan kakinya, bahasa Jawanya ceker-ceker, yang arti kiasannya adalah mencari makan. Maksudnya si anak setelah dewasa akan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Keempat : Si bocah dimasukkan kedalam sebuah kurungan yang dihias apik, didalamnya terdapat berbagai benda seperti : buku, perhiasan, telpon genggam dlsb. Dibiarkan bocah itu akan memegang barang apa. Misalnya dia memegang buku, mungkin satu hari dia mau jadi ilmuwan. Pegang telpon genggam, dia bisa jadi tehnisi atau ahli komunikasi. Kurungan merupakan perlambang dunia nyata, jadi si anak memasuki dunia nyata dan dalam kehidupannya dia akan dipenuhi kebutuhannya melalui pekerjaan/aktivitas yang telah dipilihnya secara intuitif sejak kecil. Kelima : Ayah dan kakek si bocah menyebar udik-udik, yaitu uang logam dicampur berbagai macam bunga. Maksudnya si anak sewaktu dewasa menjadi orang yang dermawan, suka menolong orang lain. Karena suka menberi, baik hati, dia juga akan mudah mendapatkan rejeki. Ada juga ibu si anak mengembannya, sambil ikut menyebarkan udik-udik. Keenam : Kemudian anak tersebut dibersihkan dengan dibasuh atau dimandikan dengan air sritaman, yaitu air yang dicampuri bunga-bunga : melati, mawar, kenanga dan kantil. Ini merupakan pengharapan , dalam kehidupannya, anak ini nantinya harum namanya dan bisa mengharumkan nama baik keluarganya. Ketujuh : Pada akhir upacara, bocah itu didandani dengan pakaian bersih dan bagus. Maksudnya supaya si anak mempunyai jalan kehidupan yang bagus dan bisa membuat bahagia keluarganya. Demikian, ritual tedhak siten telah selesai. Seluruh keluarga berbahagia dan berharap semoga Gusti memberikan berkahnya, supaya tujuan ritual berhasil. Selanjutnya para hadirin dipersilahkan menyantap hidangan yang telah disediakan. Hasil Wawancara (Verbatim) A. Identitas Subjek 1 1. Nama (Inisial) : SL 2. Jenis Kelamin : Laki-laki 3. Usia : 47 5. TTL : Pekalongan, 1 Oktober 1964 4. Suku : Jawa 5. Pendidikan : SMA 6. Pekerjaan : Wirausaha 7. Agama : Islam 8. Hobi : Memancing Pedoman Wawancara Tanya : Apa saja upacara adat Jawa Tengah yang anda rayakan bersama keluarga di Jakarta? Jawab : Upacara pernikahan , upacara kehamilan seperti saat tiga, lima, dan tujuh bulan. Tanya : Mengapa anda masih merayakannya walaupun sudah bermukim di Jakarta? Jawab : Karena keluarga dari JATENG juga banyak yang bermukim di Jakarta dan karena itu merupakan tradisi keluarga. Tanya : Bagaimana prosesi dan gambaran upacara adat tersebut dilangsungkan? Jawab : Upacara pernikahan : Yang saya tahu yaitu ketika prosesi lamaran setelah itu di pingit. Kemudian dipingit sampai acara akad nikah. Kemudian ada prosesi pertemuan antara keluarga besar kedua belah pihak. Prosesi acaranya yaitu; yang pertama ketika resepsi, yaitu dengan sang suami menginjak telur mentah dan istri membersihkan kaki suami yang habis menginjak telur tersebut. Setelah itu upacara orang tua menggendong kedua mempelai dengan cara selendang yang dililitkan ke kedua mempelai kemudian di lingkarkan dan di pegang dan berjalan bersama orang tua wanita dengan menggunakan selendang tersebut. Setelah itu acara dulangi atau saling menyuapi antar kedua mempelai sebanyak 3 kali biasanya makan nasi ataupun potongan ayam goreng dan yang terakhir adalah sungkeman antara mempelai dan kedua orang tua. Upacara kehamilan : Biasanya itu disebut mintoni. Prosesinya dilaksanakan pada kehamilan anak pertama itu dilaksanakan pada kehamilan usia 3, 5, 7 bulan yang bertujuan supaya bayi dan ibunya selamat dan sehat biasanya pas acara itu urutannya dengan siraman dan diadakan selamatan dengan di sediakan buah buahan dan kue-kuean. Tanya : Apa saja upacara khas Jawa Tengah yang dipakai ketika anda melangsungkan pernikahan? Jawab : Sama seperti yang tadi sudah saya jelaskan sebelumnya. Tanya : Mengapa anda memasukkan tema tersebut ketika melangsungkan pernikahan? Jawab : Karena menurut saya itu merupakan suatu tradisi yang harus di lestarikan agar tradisinya tidak hilang. Tanya : Apa tanggapan anda mengenai pelestarian adat Jawa Tengah di tengah kehidupan kota Jakarta? Jawab : Sudah mulai berkurang karena kebanyakan orang sekarang ingin melaksanakan pernikahan dengan cara yang sederhana. Tanya : Mengapa anda berpendapat demikian? Jawab : Karena upacara pernikahan Jawa Tengah tergolong ribet dan harus melalui berbagai prosesi yang cukup banyak. Tanya : Apa yang anda ketahui mengenai tedak sinten? Jawab : Ya itu acara saat anak usia di bawah 1 taun secara garis besarnya untuk melihat bakat dari suatu anak misalnya ketika si anak disuruh memilih benda – benda yang ada di depannya kayak handphone , pulpen buku , dan lain – lain dari situ kita melihat ketertarikan si anak. Tanya : Menurut anda, Mengapa banyak orang Jawa Tengah yang hidup di Jakarta tidak mengetahui upacara adatnya sendiri? Jawab : Karena tradisi tersebut sudah mulai luntur dan ketika di Jakarta mereka hanya melaksanakan prosesi pernikahan secara sederhana. Tanya : Bagaimana cara anda melestarikan budaya Jawa Tengah di Jakarta? Jawab : Ya dengan itu tadi dengan melaksanakan berbagai upacara adat yang berasal dari Jawa Tengah. Tanya : Apa saja pengaruh dari identitas Jawa Tengah pada diri anda dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat selama hidup di Jakarta? Jawab : Pengaruhnya ketika kita sedang berbincang-bincang dengan teman , bergaul dan saat makan. Tanya : Mengapa anda merasakan hal tersebut? Jawab : Karena untuk lebih menyesuaikan dengan kebudayaan yang ada di Jakarta. Tanya : Bagaimana pola pengasuhan anda terhadap anak-anak anda mengenai kebudayaan Jawa Tengah? Jawab : Dengan mengajarkan anak sedikit bahasa Jawa agar anak mengerti bahasa kampung halamannya dan sering mengajaknya pulang kampung untuk lebih mengetahui secara langsung tata krama yang ada di Jawa Tengah. Tanya : Mengapa pola asuh anda demikian? Jawab : Karena tata krama di Jawa Tengah itu mementingkan kesopansantunan agar anak mengerti tentang sopan santun. B. Identitas Subjek 1. Nama (Inisial) : SS 2. Jenis Kelamin : Laki-laki 3. Usia : 57 5. TTL : Rembang, 10 Oktober 1954 4. Suku : Jawa 5. Pendidikan : S1 6. Pekerjaan : PNS 7. Agama : Islam 8. Hobi : Berkebun Pedoman Wawancara Tanya : Apa saja upacara adat Jawa Tengah yang anda rayakan bersama keluarga di Jakarta? Jawab : Siraman sebelum melakukan pernikahan, sungkeman kepada yang lebih tua pada idul fitri atau acara-acara tertentu. Tanya : Mengapa anda masih merayakannya walaupun sudah bermukim di Jakarta? Jawab : Karena tradisi keluarga turun-menurun. Tanya : Bagaimana prosesi dan gambaran upacara adat tersebut dilangsungkan? Jawab : Ketika melakukan upacara pernikahan pengantin dipingit dahulu dan tidak bertemu satu sama lainnya dan melakukan siraman untuk memperoleh doa restu. Malam sebelum pernikahan ada acara midodareni dimana calon pengantin pria berkunjung ke kediamana mempelai wanita tetapi tidak dipertemukan. Keesokannya melakukan sungkeman kepada orang tua. Kalau idul fitri biasanya yang lebih muda sungkem atau meminta maaf dan meminta doa pada yang lebih tua. Tanya : Apa saja upacara khas Jawa Tengah yang dipakai ketika anda melangsungkan pernikahan? Jawab : Sama kayak yang tadi. Tanya : Mengapa anda memasukkan tema tersebut ketika melangsungkan pernikahan? Jawab : Karena saya percaya prosesi tersebut semata-semata bermaknaan doa untuk sang kedua mempelai. Tanya : Apa tanggapan anda mengenai pelestarian adat Jawa Tengah di tengah kehidupan kota Jakarta? Jawab : Bagus sih. Harusnya tradisi dari zaman dulu di pertahankan sampe sekarang walaupun sudah tidak berada di daerah setempat. Tanya : Mengapa anda berpendapat demikian? Jawab : Harus dilestarikan karena merupakan warisan leluhur dan memiliki banyak makna. Tanya : Apa yang anda ketahui mengenai tedak sinten? Jawab : Saya gatau tentang prosesi itu. Tanya : Menurut anda, Mengapa banyak orang Jawa Tengah yang hidup di Jakarta tidak mengetahui upacara adatnya sendiri? Jawab : Karena mungkin disebabkan pola asuh orang tuanya yang tidak mengajarkan adat tersebut. Tanya : Bagaimana cara anda melestarikan budaya Jawa Tengah di Jakarta? Jawab : Dengan menerapkan pada kehidupan pada kehidupa sehari-hari. Tanya : Apa saja pengaruh dari identitas Jawa Tengah pada diri anda dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat selama hidup di Jakarta? Jawab : Pengaruhnya baik untuk diri saya. Contohnya pada masyarakat Jawa Tengah diajarkan nilai moral seperti kesabaran, harus selalu melihat kebawah, kalau makan tidak boleh sisa. Tanya : Mengapa anda merasakan hal tersebut? Jawab : Karena adat Jawa Tengah bagus untuk membentuk perilaku yang baik dalam bersosialisasi ataupun lingkungan. Tanya : Bagaimana pola pengasuhan anda terhadap anak-anak anda mengenai kebudayaan Jawa Tengah? Jawab : Saya mendidik anak saya dengan mengajari dan memberi contoh perilaku-perilaku yang ditanamkan orang tua saya berdasarkan adat Jawa Tengah. Tanya : Mengapa pola asuh anda demikian? Jawab : Agar anak saya bisa lebih baik dari pada orang tuanya punya perilaku yang baik. BAB III ANALISIS 3.1 Analisis Conformity adalah proses dimana seseorang mengubah perilakunya untuk menyesuaikan dengan aturan kelompok. Dapat juga diartikan sebagai perubahan pendapat atau perilaku seseorang sebagai hasil dari tekanan nyata atau imajinasi dari orang atau kelompok lain (Sternberg, 2001). Konformitas mengacu pada sikap mengalah seseorang pada tekanan sosial, baik nyata maupun yang dibayangkan (Dayakisni & Yuniardi, 2008; Matsumoto, 2008). Kiesler & Kiesler (Sarwono, 2005) mendefinisikan sebagai perubahan perilaku keyakinan karena adanya tekanan dari kelompok, baik yang sungguh-sungguh ada maupun yang dibayangkan saja. Compliance adalah proses dimana seseorang mengikuti permintaan orang lain. Dapat juga diartikan sebagai menunjukkan perbuatan dan perilaku dari keyakinan yang diubah untuk mengikuti tujuan orang lain (Sternberg, 2001). Ketundukan atau compliance secara umum didefinisikan sebagai sikap mengalah orang pada tekanan sosial dalam kaitannya dengan perilaku sosial mereka, meski mungkin keyakinan pribadi mereka tidak berubah (Dayakisni & Yuniardi, 2008; Matsumoto, 2008). Compliance adalah konformitas yang dilakukan secara terbuka sehingga terlihat oleh umum, walaupun hatinya tidak setuju (Sarwono, 2005). Obedience adalah proses dimana seseorang mengikuti perintah dari seseorang yang dirasa sebagai figur yang lebih berkuasa (Sternberg, 2001). Kepatuhan atau obedience merupakan salah satu bentuk ketundukan yang muncul ketika orang mengikuti suatu perintah langsung, biasanya dari seseorang dengan suatu posisi otoritas (Dayakisni & Yuniardi, 2008; Matsumoto, 2008). Subjek pertama mengatakan bahwa alasannya masih tetap melaksanakan upacara-upacara adat Jawa Tengah di Jakarta adalah, “karena keluarga dari JATENG juga banyak yang bermukim di Jakarta dan karena itu merupakan tradisi keluarga.” Dimana hal ini menunjukkan adanya unsur conformity dan compliance yang mempengaruhi subjek melakukan hal tersebut. Seandainya keluarga dari JATENG yang bermukim di Jakarta sedikit, mungkin ceritanya akan lain. Subjek pertama dalam rangka melestarikan adat Jawa Tengah lebih terpusat kepada pencontohan yang merupakan bagian dari konformitas. Baik dalam kehidupan bersosialisasi maupun dalam hal pola asuh. Subjek pertama lebih moderat dan lebih menyesuaikan dengan kebudayaan di Jakarta sehingga mungkin pengaruh Jawa Tengahnya agak luntur. Meskipun begitu, pengetahuannya tentang upacara adat Jawa Tengah masih kental. Sementara itu, subjek kedua dalam rangka melestarikan adat Jawa Tengah lebih terpusat kepada obedience (kepatuhan). Baik dalam kehidupan bersosialisasi maupun dalam hal pola asuh. Subjek kedua lebih konservatif dalam menanamkan nilai-nilai kebudayaan meskipun pengetahuannya tentang upacara adat Jawa Tengah tidak sebanyak subjek pertama. Pengaruh kebudayaan Jawa Tengah dalam membentuk kepribadian subjek masih kuat. subjek kedua menyatakan alasannya tetap melaksanakan upacara adat adalah karena tradisi turun-temurun, yang menunjukkan adanya pengaruh obedience dalam keputusannya melakukan upacara adat. Meskipun subjek hidup di lingkungan yang sedikit orang Jawa Tengahnya, kemungkinan besar subjek akan tetap mempertahankan tradisi upacara adat Jawa Tengahnya karena kepatuhannya terhadap leluhur (obedience). Kesamaan dari subjek pertama dan subjek kedua adalah terletak kepada bentuk atribusi yang mempengaruhi kebiasaan, perilaku dan kepribadian mereka saat hidup di Jakarta. Keduanya menggunakan bentuk atribusi eksternal yaitu nilai adat kebudayaan Jawa Tengah. Atribusi eksternal adalah atribusi yang memandang penyebab perilaku berada di luar diri seseorang. Sedangkan atribusi internal adalah atribusi yang memandang bahwa penyebab perilaku ada dalam diri pelakunya; (Matsumoto, 2008). Sedangkan arti atribusi sendiri adalah penarikan kesimpulan atau inferensi yang diambil orang tentang apa yang menjadi penyebab suatu kejadian dan perilaku diri maupun orang lain (Dayakisni & Yuniardi, 2008; Matsumoto, 2008). Atribusi juga didefinisikan sebagai penjelasan mental yang menunjukkan penyebab perilaku seseorang, termasuk juga perilaku seseorang dalam membuat atribusi tersebut (Sternberg, 2001). BAB IV PENUTUP 4.1 Simpulan Perilaku sosial manusia akan berbeda seiring budaya yang melatarbelakanginya. Budaya yang diperoleh manusia mempengaruhi pengalaman yang dicerminkan melalui perilaku mereka, cara berinteraksi dan bekerja dengan orang lain. Budaya suatu kelompok bahkan mengatur unsur-unsur dalam sistem sosial dan bagaimana cara individu berperilaku dalam lingkungan sosialnya. DAFTAR PUSTAKA Berry, J. W. et al. (1992). Cross-Cultural Psychology: Research and Application. Cambridge: Cambridge University Press. Dayakisni, T., Yuniardi, S. (2008). Psikologi Lintas Budaya. Edisi Revisi. Malang: UMM Press. Matsumoto, D. (2008). Pengantar Psikologi Lintas Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Sarwono, S. W. (2005). Psikologi Sosial: Psikologi Kelompok dan Psikologi Terapan. Jakarta: Balai Pustaka. Sternberg, R. J. (2001). Psychology: In Search of the Human Mind. Orlando: Hartcourt Publishers http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah#Suku http://www.jatengprov.go.id/?mid=tentang